Ssst! 7 Hal yang Nggak Boleh Kamu Ungkap di Depan Umum Tentang Hubunganmu
SerbaSerbi

Berikut detail penting dalam hidupnya yang seharusnya kamu simpan dalam hati.

WowKeren - Mengatur mulut itu susahnya minta ampun. Mungkin dalam hati sudah berusaha menyimpannya namun kalau keceplosan, mau gimana lagi. Keluarnya rahasia pribadi yang nggak sengaja terucap ini tentu saja akan menjadi aib kehidupan. Orang yang mendengarnya bisa saja membocorkan ke orang lain. Yang begini ini yang disukai wanita. Apalagi kalau sudah kumpul seru, mereka akan ngobrol kesana kemari. Membicarakan apapun termasuk masalah orang lain.

Nggak cuma milik orang lain, kamu yang punya masalah tentu harus memilah mana yang bisa kamu ceritakan ke orang lain atau nggak. Berikut hal-hal yang berhubungan dengan kekasih dan nggak kamu ungkap pada orang lain:

Masalah Ranjang

Mungkin kamu masuk dalam umat penganut seks bebas. Sudah beberapa hari ini kamu dan kekasihmu nggak bertemu dan hal itu membuatmu jarang menerima belaian darinya. Kamu kangen lalu menghubunginya. Namun kekasihmu nggak kunjung menerima bahkan membalas teleponmu. Karena nggak tahan dengan banyaknya pertanyaan dalam kepala, kamu curhat pada temanmu.

Temanmu itu mungkin hanya bisa memberimu pelukan ketika kamu mulai nggak bisa menahan tangismu. Namun bila disadari, itu bukan hal yang baik untuk dibicarakan dengan orang lain. Kehidupan seksmu hanya bisa dibicarakan dengan kekasihmu. Bersabarlah mungkin kekasihmu memang sedang sibuk dengan pekerjaan.

Masalah dengan saudara ipar atau ibu mertua

Masalah keluarga seharusnya diselesaikan di dalam lingkup itu sendiri. Membicarakan dengan orang lain akan membuatnya mengembang tanpa kamu sadari. Hal paling buruk masalah itu menjadi buah pembicaraan orang lain hingga terdengar suamimu. Bukahkah hal buruk lebih cepat merebak ketimbang yang baik?

Ketika memiliki masalah dalam keluarga, hal teraman adalah menceritakan pada anggota keluarga terdekat. Misalnya pada suamimu. Dengan begitu, masalah yang memenuhi kepalamu agak sedikit berkurang. Mungkin kamu nggak membutuhkan jawaban, yang kamu inginkan hanyalah ruang dengar.

Sebarkan Imajinasi Seksual Pasanganmu

Bila yang tadi jarang dibelai, kali ini malah bahagia karena sedang hangat-hangatnya. Kamu dan dia yang baru saja menikah sedang nggak bisa dipisahkan. Kalian kerap berbagi rahasia hingga mimpi mengenai pasangan.

Nggak cuma bagian buruk saja yang dibagi, biasanya saking bahagianya hal ini juga diceritakan ke orang lain. Kamu yang sedang bahagia tenggelam dengan emosi dan bercerita pada temanmu. Sedang mereka hanya bisa mendengar dan tersenyum. Mungkin saja senyum itu nggak maksimal dan hanya ingin membuatmu bahagia.

Sebaiknya untuk urusan ini simpan saja dalam hatimu. Urusan ranjang lakukan disana dan selesaikan. Bukan diumbar ke orang lain. Mungkin saja pasanganmu nggak menyukai apa yang kamu lakukan.

Bila Kamu atau Dia Berselingkuh


Perselingkuhan merupakan topik umum yang sering diungkapkan ke orang lain. Apalagi bila kamu sedang merasakan sakit hati dan ingin menangis. Meski sudah berteriak di ruangan pribadimu, dalam hati bila bertemu sahabat, hal itu bisa langsung keluar. Semacam susah sekali dibendung.

Bercerita tentang perselingkuhan pasanganmu ke orang lain sama seperti menyebar aib. Hal itu bisa membuat temanmu tanpa sadar ikut membenci pasangamu. Kebencian itu bisa berkembang dan menimbulkan rasa menghakimi.

Kamu atau Dia Berbagi Hal yang Pribadi

Salah satu tahap menerima orang lain sebagai kekasih adalah menceritakan hal yang pribadi. Misalnya bercerita tentang perekonomian keluarga yang sedang nggak stabil atau ada anggota keluarga yang dipecat. Kekasihmu nggak akan semudah itu bercerita ke kamu bila merasa belum nyaman.

Tentu seharusnya kamu membalas kepercayaan itu dengan menyimpan apapun yang bersifat pribadi. Menceritakan ke temanmu akan membuat rasa kepercayaan kekasihmu bisa luntur. Bisa jadi dia nggak akan memercayai kamu lagi.

Ketika Dia Membuat Kesalahan Berkaitan dengan Uang

Membuat kesalahan bisa saja membuat seseorang malu. Apalagi bila dia melakukannya berkaitan dengan sekolah atau kantor. Misalnya secara nggak sengaja dia salah menghitung hingga kantor menjadi rugi. Bila kekasih atau suamimu menceritakan hal itu padamu. Sudah selayaknya kamu menyimpannya untuk dirimu sendiri. Bukan diceritakan ke orang lain.

Menceritakan kisah seseorang yang berbuat kesalahan hanya akan membuatnya terlihat buruk. Sekali lagi, hal buruk itu lebih mudah disebarkan dan dicerna orang lain ketimbang yang baik. Bila membutuhkan bantuan orang yang pakai di bidang keuangan, datanglah pada konsultan finansial.

Ketika Pasanganmu Memiliki Bau, Rasa dan Ukuran yang Nggak Pernah Kamu Bayangkan

Nggak cuma pria, wanita pun bisa saja tertarik dengan lawan jenis berdasar visualnya. Ketika berkenalan dengan pria, kamu bercerita tentang apapun yang dialami. Misalnya tentang baunya, bagaimana dia tertawa, tersenyum atau mendengarkan ceritamu. Masa-masa indah itu kamu ceritakan semuanya pada temanmu.

Hingga pada suatu ketika kamu dan kekasihmu mencoba melancarkan hasrat seksual. Kisah-kisah ini nggak lagi terasa indah sebab kamu merasa nggak nyaman. Kamu pun bercerita tentang hal itu pada temanmu. Bila sadar, hal yang berkaitan dengan fisik biasanya dapat membuat siapapun merasa nggak nyaman dan aman.

Seseorang yang biasanya bisa menyimpan rahasia memiliki banyak teman. Bahkan di sekolah, kampus atau kantor, dia bisa menjadi gudang masalah orang lain. Karena merasa nyaman, menceritakan curahan hati bisa leluasa. Tentu kamu ingin memiliki teman yang banyak. Untuk itu, perbaiki dan jaga apapun yang ingin kamu ucapkan.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait