Tangkal Orang yang Suka Pamer, 7 Hal yang Nggak Mempan Pengaruhi Kamu
SerbaSerbi

Berikut hal-hal yang suka dipamerkan orang dan seharusnya nggak bikin kamu terpengaruh.

WowKeren - Harta kekayaan memang musuh duniawi. Siapapun yang berkenaan dengan harta selalu kalap dan menjadi orang yang negatif. Ambil contoh kisah seseorang yang sedang dibicarakan saat ini. Mereka adalah Rey Utami dan suaminya yang superkaya, Pablo Putra Benua. Kemunculan mereka pun awalnya sempat membuat heboh. Kedekatan mereka yang hanya seminggu dan seabrek hadiah supermewah yang didapat Rey sungguh menggiurkan.

"Setelah ketemu, hari kedua aku dibeliin mobil Honda HRV," cerita Rey. "Hari ketiga aku dibeliin jam tangan mahal seharga Rp. 4 miliar. Hari keempat dia (suami) ngajakin aku nikah. Hari kelima ketemu orangtua, hari keenam urus pernikahan dan hari ketujuh menikah."

Dalam sebuah wawancara dengan media, Rey bercerita dengan bahagia tentang pernikahannya yang nggak terduga. Nggak melulu itu semakin ke sini pernikahan mereka kerap diterpa angin nggak sedap. Masalah jam tangan KW, aksi pemukulan Benua pada Rey dan yang terakhir adalah sahabat Rey yang mengunggah rekening yang mencapai 15 milyar. Haruskah kalian ikut tergiur dengan kehidupan mereka? Berikut hal-hal yang sebaiknya nggak membuatmu terpengaruh dengan orang lain:

Merek Pakaian

Apa yang kamu kenakan memang menggambarkan karaktermu sesungguhnya. Namun hal ini sering disalahgunakan dengan pemilihan brand mahal. Kamu merasa alergi kalau nggak menggunakan produk dengan merek yang sudah terkenal.

Apalagi untuk seseorang yang suka pamer. Dia bisa saja dari pakaian hingga aksesori dengan merek mahal. Dia belum merasa puas bila nggak pamer di media sosial. Dari ujung rambut hingga kaki dicantumkan semua nama merek pada bagian caption.

Untuk siapapun yang melihat postingan begini di media sosial, jangan hiraukan. Bisa saja apa yang dipakai bukan miliknya. Ya, mungkin saja dia hanya di-endorse sebagai iklan nggak langsung yang kerap terjadi di media sosial.

Karat Perhiasanmu

Kasus begini sering muncul pada seseorang yang baru saja bertunangan atau menikah. Ada banyak hal yang mendasari mengapa seseorang memamerkan cincinnya pada semua orang atau yang sering terjadi di media sosial. Nggak jarang ada yang berlebihan hingga menulis secara detail karat pada perhiasan itu.

Pintar-pintarlah mengikuti akun orang di media sosial. Sebab bila salah, secara nggak langsung hal itu bisa membuatmu terpengaruh. Orang yang memamerkan perhiasan di media sosial memang nggak perlu dihiraukan. Mungkin dia sedang butuh pelampiasan untuk diperhatikan.

Harga Mobil dan Serangkaian Detailnya

Seseorang memang sering memamerkan apa yang dekat dengannya dan yang sedang membuat fokus. Untuk urusan mobil, biasanya orang yang suka memamerkan adalah penyuka otomotif. Khususnya, mobil itu sendiri.

Dia memamerkan mobil yang dia punya lengkap dengan harga modif yang telah dilakukan. Untuk beberapa orang, pose bersama "tunggangan" itu perlu. Mungkin dia merasa wajar saja dengan apa yang dia pamerkan. Postingan seperti ini di media sosial jangan kamu hiraukan. Anggap saja dia butuh seseorang yang bisa memperhatikannya.

Rumah


Mengunggah apa yang kamu punya ke media sosial usahakan seperlunya saja. Sebab bila berlebihan bisa mengundang hal-hal berbau kriminal. Misalnya kamu selalu mengunggah hal tentang rumah.

Kamu yang menyuka desain interior membahas lengkap di media sosial. Mungkin kamu ingin berbagi informasi mengenai desain yang kamu pilih. Namun secara nggak sengaja furnitur di rumah membuat orang lain tertarik. Iya kalau niatan kamu berbagi memang diterima seperti itu. Bila orang lain menganggap kamu pamer, bisa saja rumah kamu disantroni pencuri.

Rekening Bank

Memamerkan rekening bank ke orang lain atau malah ke media sosial adalah jalan menuju bencana. Rekening merupakan harta pribadi yang berkesan privat. Namun bila dibagikan ke orang lain hanya untuk kepentingan pamer adalah sikap yang salah.

Mendapat kekayaan secara mendadak sehingga rekening menggemuk memang anugerah untuk beberapa orang. Karena hasil yang menggembirakan itu dia memamerkan ke orang lain. Namun bukankah hal itu bersifat pribadi. Mulai sekaranglah bersikap bijak ketika memamerkan apapun pada orang lain.

Ponsel Terbaru

Mungkin kamu adalah pencinta gadget yang sebisa mungkin mengikuti perkembangan paling baru. Kamu memakai ponsel dengan kemampuan terbaru setiap bulannya. Bila ada yang paling baru lagi, kamu langsung berganti dengan yang paling terbaru.

Hal itu juga diselingi dengan kebiasaan memosting ponsel terbarumu di media sosial. Untuk beberapa orang mungkin merasa postingan itu sebagai bentuk berbagi informasi. Namun nggak semua orang beranggapan sama. Kamu mesti selektif bila mengunggah hal berkaitan dengan ponsel.

Foto-Foto di Media Sosial

Semua orang memiliki kebiasaan memosting foto ke media sosial. Entah hasil dari liburan atau hasil narsis. Namun rupanya hal itu nggak sepenuhnya baik. Untuk kamu yang suka berselancar ke dunia maya dan suka menyukai hasil foto orang lain, jangan mudah terpengaruh.

Untuk membuat orang tertarik dengan hasil foto, biasanya segala cara dilakukan. Misalnya mengedit hingga berubah bentuk. Nggak jarang banyak orang tertipu dari foto profil media sosial. Mungkin temanmu atau kamu pernah tertipu dengan seseorang di media sosial. Ingin berkenalan dengannya. Namun setelah bertemu, kamu kecewa karena dia nggak seperti di dalam foto.

Kebiasaan orang memamerkan apapun memang nggak semuanya perlu ditanggapi dengan serius. Bila perlu saring apapun yang kamu terima. Jangan masukkan itu semua dalam memorimu sebab kamu sendiri yang nggak beruntung.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait