Berikut dampak dari kebiasaan buruk yang membuat perut kamu jadi semakin membuncit.
- Tim WowKeren
- Selasa, 24 Januari 2017 - 10:36 WIB
WowKeren - Memiliki perut buncit mungkin membuatmu semakin imut dan lucu. Kekasihmu pun semakin merasa pas ketika memelukmu. Namun percayalah bentuk orang yang memiliki perut buncit nggak enak dipandang.
Nggak cuma itu, perut buncitmu itu rupanya memiliki dampak negatif dalam tubuhmu. Berikut hal-hal yang perlu kamu ketahui bila memiliki perut buncit:
Penyakit Jantung
Penyakit jantung nggak hanya disebabkan oleh faktor bawaan saja tetapi juga faktor eksternal seperti makanan yang bisa mempengaruhi kesehatan. Perut yang buncit bisa memicu terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah yang menuju jantung sehingga terjadinya pembuka pada aliran darah.
Tanda-tanda dari penyakit ini adalah nyeri di bagian dada sebelah kiri yang akan berakibat pada serangan dan juga gagal jantung. Apabila nggak segera ditangani maka hal ini bisa berujung pada kematian. Risiko penyakit ini bisa dicegah bila segera melakukan detok untuk mengeluarkan racun dan juga lemak pada perut buncit.

Stroke
Bahaya perut buncit pada wanita juga bisa menyebabkan Risiko penyakit stroke yang datangnya tiba-tiba. Penyakit ini terjadi akibat penyempitan pembuluh darah yang disebabkan oleh pengendapan lemak yang berlebih dalam saluran pembuluh darah. Hal ini biasanya disebut dengan aterosklerosis.
Penyempitan saluran darah tersebut bisa memicu tinggginya tekanan darah seseorang jauh dari batas normal. Sehingga menyebabkan pusing hingga jatuh pingsan dan kehilangan fungsi dari beberapa oragan tubuh. Biasanya penyakit ini disebut sebagai lumpuh sementara yang menyebabkan sesorang nggak bisa beraktivitas dalam jangka waktu tertentu.

Diabetes
Hasil penelitian mengatakan bahwa sekitar 80 persen pengidap diabetes memiliki perut yang buncit. Hal ini disebabkan oleh kelebihan berat badan karena terlalu sering mengonsumsi makanan yang mengandung gula atau glukosa. Terlalu banyak glukosa yang masuk dalam tubuh nggak bisa dicerna dan juga diserap dengan baik oleh tubuh. Ini merupakan pemicu bahaya perut buncit bagi kesehatan.
Glukosa yang nggak bisa dicerna tersebut mengakibatkan kadar gula dalam darah menjadi meningkat sehigga risiko diabetes pun besar. Ada beberapa jenis diabetes seperti basah dan juga kering. Namun semua penyakit tersebut memiliki efek yang buruk bagi kesehatan jika nggak segera diobati.

Kanker
Apabila sejak kecil, pola makan nggak dijaga maka bahaya perut buncit pada anak juga lebih besar terjadi. Risiko penyakit mematikan seperti kanker juga bisa dialami oleh mereka yang memiliki perut buncit dan obesitas. Makanan berlemak, gula, minyak dan jenis makanan nggak sehat lain yang masuk ke dalam tubuh secara terus menerus bisa menyebabkan tumbuhnya sel kanker pada darah.
Sel itu bisa bertumbuh dan menimbulkan berbagai macam jenis kanker seperti kanker prostat, payudara, empedu, usus besar, liver dan masih banyak lagi yang lainnya. Ditambah lagi penyakit ini bisa menimbulkan risiko kematian bila nggak dicegah dari sekarang.

Gangguan Pernapasan
Terganggunya pernafasan saat tidur lebih umum terjadi pada orang gemuk. Obesitas dikaitkan dengan peningkatan risiko terjadinya asma dan bronkitis berat serta obesitas sindrom hipoventilasi dan insufisiensi pernapasan.
Gangguan sistem pernapasan ini disebabkan oleh menurunya fungsi paru-paru dalam menyuplai oksigen yang masuk ke dalam tubuh. Menurut penelitian, orang dengan perut yang buncit atau obesitas mengalami kesulitan bernapas dan juga cepat lelah. Penyempitan volume paru-paru ini menyebabkan oksigen yang masuk nggak bisa diolah dengan benar. Akibat dari penutunan fungsi paru-paru ini berbagai macam penyakit seperti asma, bronkitis bahkan kanker paru-paru bisa menyerang.

Kematian Dini
Centers for Disease Control (CDC) menuturkan bahwa obesitas khususnya obesitas sentral merupakan penyebab terjadinya kasus 300.000 kematian per tahun di negara Amerika Serikat. Berdasarkan penelitian yang telah banyak dilakukan, bahaya perut buncit bagi kesehatan yaitu adanya kenaikan persentase risiko kematian dini sejumlah 50-100 persen pada penderita obesitas dibanding dengan seseorang yang nggak memiliki perut buncit.
Setelah dilakukan penelitian pada tahun 2012 ditemukan adanya kaitannya antara kelebihan lemak pada perut dengan kekakuan arteri. Peneliti mengamati dua orang dengan obesitas dibagian perut dan obesitas secara umum kemudian ditemukan hasilnya bahwa peningkatan 0,1 rasio lemak di pinggang bisa menyebabkan risiko kerusakan pada arteri. Jika dibiarkan saja tanpa diberikan penanganan bisa saja mendatangkan penyakit yang mematikan lainnya seperti jantung dan juga stroke.

Demensia dan Alzheimer
Siapa sangka bahwa menumpuknya lemak yang berlebihan pada perut bisa menyebaban terjadinya beberapa penyakit yang unik seperti alzheimer. Pada penelitian tahun 2010 ditemukan bahwa jumlah lemak diperut berkaitan dengan penurunan volume otak pada akhirnya bisa menyebabkan penyakit otak seperti demensia dan juga alzheimer.
Dalam sebuah buku berjudul �Alzheimer�s Prevention Program: Keep Your Brain Healthy for the Rest of Your Life� karangan Small dan Vorgan pada tahun 2012 terungkap bahwa obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit alzheimer dan pikun atau demensia.Tingginya lemak tubuh khususnya pada perut dapat menyebabkan penurunan volume otak sehingga seseorang lebih rentan terhadap alzheimer dan kepikunan. Yakin masih males diet dan berolahraga?

Dampak Sosial dan Psikologis
Dampak sosial merupakan hal yang cukup menyakitkan khususnya bagi wanita. Karena cara pandang masyarakat saat ini yang menekankan pada penampilan fisik. Bahwa memiliki perut langsing lebih menarik dari pada memiliki perut buncit. Sehingga mereka yang memiliki perut buncit merasa kurang menarik.
Dampak buruk pertama dari perut buncit adalah dampak sosial dan psikologis. Maksudnya disini adalah penampilan fisik terutama bagi wanita. Dengan keadaan perut buncit akan menjadikan orang menjadi nggak percaya diri dan nggak jarang juga kerap menjadi bahan bully bagi teman-temanya. Hal ini tentu akan berdampak buruk bagi psikologis si penderita perut buncit.

Ternyata banyak sekali penyakit yang disebabkan oleh perut buncit karena menumpuk lemak. Sebaiknya biasakan untuk hidup sehat dan hindari beberapa aktivitas yang membuat perut kamu semakin buncit. Menunda makan, makan sesuatu yang mengandung gas, tidur setelah makan, jarang olahraga, duduk terlalu lama dan memakan makanan junk food juga bisa menyebabkan perut kamu semakin buncit karena tertimbun lemak.
(wk/)