Dengan tidur telanjang, banyak penelitian mengungkapkan bahwa kamu bisa meregangkan syaraf-syaraf yang tegang karena seharian bekerja.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 20 Mei 2017 - 19:25 WIB
WowKeren - Hanya 12 persen orang Amerika memilih tidur telanjang. Di Indonesia angka itu pasti lebih rendah lagi. Padahal tidur tanpa pakaian ternyata baik untuk kesehatan. Tidur merupakan salah satu media untuk beristirahat dari lelahnya tubuh karena aktivitas seharian.
Dengan tidur, kamu bisa meregangkan syaraf-syaraf yang tegang karena seharian bekerja. Namun tahukah kamu untuk menciptakan tidur yang berkualitas, kamu perlu menanggalkan pakaianmu? Ya, tidur telanjang memiliki segudang manfaat untuk kesehatan. Inilah 10 alasan untuk mulai melepas baju sebelum naik ke ranjang nanti malam:
Memperlancar Peredaran Darah

Suhu tubuh yang rendah pada malam hari akan membantu meningkatkan metabolisme, menurut penelitian tahun 2014 yang dimuat dalam journal Diabetes. Peneliti menemukan bahwa orang yang tidur di ruangan dingin menghasilkan lemak coklat dua kali lipat dibanding di ruang hangat.
Ini adalah lemak yang tersipan di leher dan berfungsi membakar kalori sehingga tubuh menjadi hangat. Menjaga suhu tubuh tetap rendah dengan tidur telanjang akan menghasilkan efek serupa, ujar salah satu peneliti Francesco S. Celi, M.D.
Kesehatan Kulit

Tak hanya tubuh, kulit juga perlu udara untuk bernapas. "Tapi dengan menutupi tubuh menggunakan pakaian yang ketat maka kulit menjadi lemah karena dipaksa untuk menyerap kembali racun-racun yang seharusnya keluar bersama keringat," terang Dr Satish Bhatia, seorang dokter ahli kulit dari Mumbai.
Lain halnya jika telanjang, karena itu akan membantu tubuh untuk bernapas dengan mengeluarkan atau melepaskan berbagai racun dari dalam tubuh.
Bikin Rileks

Telanjang menjadi salah satu jenis terapi untuk mengatasi depresi, turunnya kepercayaan diri dan gangguan mental lainnya. So, tidur telanjang bisa bikin kamu lebih rileks.
Berbaring telanjang membuat kamu menyadari bahwa seluruh manusia di bumi sama sepertimu. Hal ini akan meningkatkan rasa percaya diri dan membuat tubuh rileks.
Turunkan Risiko Infeksi

Tidur dengan berpakaian bisa membuat tubuhmu berkeringat. Pakaian yang basah dengan keringat menjadi tempat paling asyik untuk bakteri berkembang yang bisa menyebabkan timbulnya beragam infeksi.
Dengan tidur telanjang, kamu akan terhindar dari risiko itu. Hanya saja, kamu juga perlu untuk mengecek keadaan kasurmu. Lembap atau nggak?
Tambah Kesuburan

Boys! Saat kamu tidur dengan pakaian, apalagi yang ketat, bisa menyebabkan terhambatnya aliran dasah ke alat kelamin. Pada akhirnya membunuh reseptor saraf di seputaran daerah kelamin secara perlahan dan menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan.
Begitu pula dengan celana jins yang pinggangnya terlalu melorot karena dapat menekan penis secara langsung dan pada akhirnya membunuh reseptor saraf di seputaran daerah kelamin secara perlahan dan menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Hal ini dapat dicegah dengan membiasakan telanjang ketika tidur atau pada jam-jam santai.
Mencegah Kenaikan Berat Badan

Buat kamu yang memiliki masalah pada berat badan, kamu bisa coba metode tidur yang satu ini. Kenyenyakan yang kamu dapat dari tidur telanjang menghindari kamu untuk terbangun di tengah malam dan mulai mencari ganjalan perut saat itu juga.
Hayooo ngaku apakah karena nggak nyenyak tidur, kamu ke dapur dan memakan apapun yang terlihat mata. Setelah kenyang, mata kembali mengantuk dan kamu ingin tidur. Kebiasaan ini bakal hilang bila kamu tidur telanjang.
Menambah Kualitas Seks

Bagi pasangan suami istri (pasutri), tidur tanpa sehelai benang di tubuh merupakan sesuatu yang positif. Pasutri secara langsung akan bisa langsung kontak kulit. Pelukan saat tidur bisa meningkatkan produksi hormon oksitosin yang berpengaruh pada suasana hati dan membuat kamu lebih rileks untuk seks.
Sentuhan langsung dengan pasangan memicu pelepasan hormon okstosin di otak, menurut penelitian di Swedia. Hormon ini mengurangi stres, membuat kita merasa lebih dekat dengan pasangan, dan meningkatkan gairah seksual. Dengan tidur telanjang, kemungkinan bersentuhan langsung dengan pasangan makin besar sehingga seringkali berujung pada hal-hal yang menyenangkan.
Melindungi Miss V

Girls, di vaginamu terdapat beberapa bakteri dan ragi. Bakteri tersebut nggak berbahaya kalau jumlahnya normal. Nah, kondisi Miss V-mu yang terkadang lembab bikin ragi dan bakteri tumbuh ganas. Salah satu mencegahnya yaitu dengan melepaskan pakaianmu saat tidur termasuk celana dalam.
Untuk pria, testis memerlukan suhu yang tepat agar bisa memproduksi sperma secara optimal. Suhu paling baik adalah 35 derajat celsius, sedikit lebih dingin dari suhu tubuh kita. Bila testis terlalu panas, kualitas sperma akan buruk, menurut penelitian di Finlandia yang mempelajari pengaruh sauna pada produksi sperma.
Tidur Lebih Nyenyak

Tidur tanpa pakaian akan membuat kita lebih lelap, ujar peneliti masalah tidur W. Christopher Winter, M.D. Suhu tubuh kita akan turun saat kita tidur dan meningkat sebelum kita bangun, namun pakaian yang melekat bisa mempengaruhi proses alami itu.
Pakaian bisa membuat tubuh kita terlalu hangat saat suhu seharusnya turun, dan ini membuat seseorang terbangun dengan keringat di malam hari. "Karenanya tanggalkan pakaian Anda dan biarkan tubuh berada dalam suhu yang tepat untuk tidur," ujar Dr Winter.
Bangun Lebih Segar

Tidur nggak pakai sehelai benang memungkinkan udara yang masuk ke tubuhmu dengan baik. Sehingga panas tubuh pun dapat terdistribusi dengan baik. Hal ini akan membuat kamu bangun di pagi hari dengan lebih segar karena nggak berkeringat.
Meskipun awalnya keki namun bila memiliki banyak manfaat kesehatan, ada baiknya kamu memulai tidur dengan telanjang malam ini. Jika tak bisa secara langsung, kamu bisa melakukannya secara perlahan.
(wk/)