Pembalut tampon ternyata bisa menimbulkan penyakit berbahaya ini hingga model cantik Lauren Wasser kehilangan dua kakinya. Penyakit apa?
- Tim WowKeren
- Rabu, 17 Januari 2018 - 13:13 WIB
WowKeren - Nama Lauren Wasser cukup menjadi sorotan belum lama ini. Model asal California, Amerika Serikat ini harus kehilangan kedua kakinya akibat kesalahan penggunaan pembalut tampon yang memicu masalah Toxic Shock Syndrome (TSS). Lauren awalnya mengalami gejala TSS pada Oktober 2012 silam.
Dokter mendiagnosisnya Lauren mengalami TSS, semacam infeksi bakteri yang disebabkan oleh penggunaan pembalut tampon yang terlalu lama. Infeksi yang dialami Lauren sudah sangat parah sehingga memicu masalah gangrene atau kematian jaringan akibat dari hilangnya pasokan darah yang membuat kaki kanannya harus diamputasi.
Awalnya hanya satu kaki Lauren yang diamputasi. Tapi pada akhir Desember 2017, Lauren akhirnya harus kehilangan satu kakinya lagi. "Aku benar-benar kesakitan. Ini merupakan keputusan yang sulit (mengamputasi satu lagi kakinya), tapi ini satu-satunya caraku untuk bisa 'bebas'," kata Lauren dilansir People.
Meski kehilangan dua kakinya, Lauren tetap optimis menjalani hidupnya. Apalagi setelah bertemu dengan Amy Purdy yang juga kehilangan dua kakinya. Hal tersebut disampaikan model dan aktivis berusia 29 tahun itu lewat Instagram pribadinya belum lama ini.
"Terima kasih banyak sudah menunjukkan kepadaku bahwa kehidupan hanya akan semakin baik dan (menyadarkanku) bahwa aku masih punya kehidupan yang harus dijalani," tulis Lauren. Sementara itu, Lauren tidak tinggal diam usai menjadi "korban" bahaya pembalut tampon.
Didukung oleh Carolyn Maloney, Lauren tengah mengajukan permintaan kepada National Institutes of Health untuk meneliti keamanan tampon dan produk kebersihan wanita lainnya. "Ini transparansi yang saya cari. Saya pikir lebih baik jujur kepada masyarakat umum tentang risiko dan mendidik mereka tentang penggunaan produk, tanda-tanda yang harus diwaspadai," kata Lauren.
(wk/)