Begini pengakuan Tyas Mirasih saat memenuhi panggilan KPAI terkait tudingan penculikan anak yang menimpanya.
- Tim WowKeren
- Jumat, 16 Maret 2018 - 13:08 WIB
WowKeren - Tyas Mirasih akhirnya datang untuk memenuhi panggilan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Seperti diketahui, Tyas dituduh telah menculik seorang anak bernama Amandine sejak November 2017 lalu. Tuduhan ini dilayangkan oleh nenek Amandine yang bernama Maryke.
KPAI memanggil Tyas untuk dimintai keterangan pada 16 Maret 2018. Tyas pun datang bersama sang suami, Raiden Soedjono dan kuasa hukumnya, Sandy Arifin. Saat ditanya mengenai kondisi Amandine, Tyas pun menjelaskan bahwa anak asuhnya tersebut baik-baik saja.
"Perkembangannya sehat dan bahagia," ujar Tyas saat ditemui WowKeren di gedung KPAI, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Jumat (16/3). "Tidak ada kekurangan apapun sama sekali."
Lebih lanjut, Tyas mengaku tidak pernah menutup komunikasi dengan pihak Maryke. Namun, pihak Maryke memang tidak pernah menghubunginya.
"Saya tidak pernah menutup komunikasi. Ibu Maryke tidak pernah hubungin saya," jelas Tyas. "Tidak ada menutup komunikasi, kita tidak masalah kalau mau komunikasi. Salah lah kalau menutup komunikasi, datang lah ke rumah kalau mau ketemu."
Selain itu, Tyas mengatakan bahwa tuduhan tersebut membuatnya kehilangan banyak pekerjaan. Tuduhan tersebut ternyata mencoreng nama Tyas dan mengganggunya.
"Memang sudah jadi tanggung jawab saya. Setelah kejadian itu nama saya, yah mengganggu aku," ungkap Tyas. "Disebut eksploitasi anak, dituduh yang tidak-tidak. Ada beberapa kerjaan yang memang di-cancel karena ini."
(wk/)