Bayi Ini Kehilangan Separuh Tengkorak, Orangtua Sedih Tak Bisa Biayai Operasi Hingga Minta Sumbangan
SerbaSerbi

Sudah menjual rumah dan tanah, sampai saat ini dokter masih belum bisa menyembuhkan kondisi langka ini.

WowKeren - Kelahiran bayi bagi orangtua adalah suatu hal yang sangat membahagiakan. Akan tetapi, nasib malang menimpa sepasang suami istri di Kamboja ini. Bayi mereka harus lahir dengan kondisi yang amat sangat langka. Bahkan, demi terus berusaha menyelamatkan bayinya, orangtua ini dengan putus asa terus memohon bantuan.

Orangtua di Kamboja ini merasa putus asa setelah bayinya lahir dengan kelainan yang langka. Bayi perempuan berusia dua tahun tersebut harus kehilangan sebagian tempurung kepala dan otaknya. Keadaan ekonomi yang pas-pasan membuat orangtua bayi bernama Ah Neath ini memohon bantuan dana demi menyelamatkan putrinya itu.

Ibunya, Srey, dan ayahnya, Heang, dengan panik sudah berusaha mengumpulkan dana. Mereka bahkan harus menjual rumah mereka demi menyelamatkan nyawa putrinya yang terus dikejar waktu tersebut. Meski dokter tidak dapat mengobati kondisi sangat langka itu, orangtua Ah Neath ini terus berharap.

"Kita sangat kekurangan dan harus menjual rumah serta tanah untuk menyelamatkan putriku," ungkap Srey. "Dia sehat, tapi kepalanya harus kehilangan sebagian tengkoraknya."

Srey mengungkapkan ketakutannya jika bayi perempuannya tersebut harus meninggal tanpa mendapatkan bantuan medis. Ia pun mengaku sangat terpukul saat mengetahui keadaan anaknya tersebut ketika baru lahir.

"Aku tahu ada sesuatu yang salah dengan bayiku ketika dia lahir," tambah Srey. "Aku menangis sepanjang hari dan meminta orang-orang untuk memberikanku bantuan dana."

"Kita merasa sangat kesulitan untuk terus berusaha menyelamatkannya," ujar Srey. "Satu-satunya harapan kami adalah para dokter di sini atau mungkin di luar negeri bisa membantu putri kami."

Bayi Ah Neath yang malang ini lahir di Provinsi Tbong Khmum, timur laut Ibu Kota Phnom Penh, Kamboja. Meski semua anggota tubuhnya bekerja dengan baik, tapi dia mempunyai cekungan besar di atas kepalanya. Selain itu, ia juga mengalami pembengkakan besar di belakang kepalanya. Dokter di Asia Tenggara, antara lain Thailand dan Vietnam, menduga Ah Neath mengalami kondisi yang dinamakan anensefali atau "tengkorak terbuka". Hanya ada satu dari 5000 bayi dalam satu tahun yang ditemukan lahir dengan kondisi seperti ini. Biasanya, bayi dengan kondisi amat langka ini akan langsung meninggal usai dilahirkan.

You can share this post!

Related Posts