Lee Jeong Hoon Lapor Polisi karena Mobil Dirusak, Netter Pro-Kontra
Selebriti

Seperti apa reaksi netter terkait laporan Lee Jeong Hoon atas insiden pengrusakan mobilnya?

WowKeren - Insiden pengrusakan mobil Lee Jeong Hoon oleh seorang pria di kawasan Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Minggu (15/4) akhirnya berbuntut panjang. Lee memilih melaporkannya ke Polda Metro Jaya pada Senin, 16 April. Surat laporannya pun tersebar di akun gosip Instagram.

Inilah kronologi singkat yang tertera dalam surat laporan. "Berawal pada saat pelapor sedang melintas di TKP dan tiba-tiba datang sepeda motor dari arah berlawanan dan langsung memotong jalur ke arah kanan".

"Kemudian terlapor berhenti dan langsung mencaci-maki dengan bahasa 'mentang-mentang mobil mewah mau bisa seenaknya kamu, mo**** an****' dan menabrakkan sepeda motor terlapor ke arah bemper depan mobil pelapor dan setelah itu dia turun dari motor dan membawa helmnya dan memukul spion dengan tangan dan memukul helm ke cap mesin".

Atas kejadian ini, Lee mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp 15 juta. Laporan Lee ke pihak kepolisian rupanya mengundang netter untuk berkomentar. Netter menilai wajar jika Lee akhirnya membuat laporan, tetapi tak sedikit pula yang menganggap pilihan Lee terlalu berlebihan.


"Betul laporin Aja , biar ga belagu tuh org yg dah maki maki pake kata kata kasar, ga malu apa dia sok jagoan. Smoga ga Ada lagi org model gitu deh," komentar ari***a81. "Bukan karena masalah kerusakan mobil.saya pun akan bertindak yg sama untuk lapor polisi.krna sudah tindakan anarkis.masih untung tidak ada keroyokan,yg biasanya apa2 main keroyokan," tambah ern***304.

"Menurut saya orang yg mukul mobil memang salah tapi pasti ada alasannya kenapa dia melakukan itu," timpal ren***dii. "Iya bener banget ,kayanya berlebihan banget deh smpai d laporin segala,. Gak mungkin ada asap klo gak ada api,knp jd smpe si pengendara marah kaya gitu???," sahut emy***lfa.

Sementara itu, Lee dan istrinya, MoA Aeim membuat laporan untuk memberi pelajaran kepada orang lain agar tidak mudah emosi ketika berkendara. Di sisi lain, Lee lebih mengkhawatirkan rasa trauma yang dialami istri dan anak-anaknya atas perkataan kasar pelaku saat kejadian.

"Bukan masalah itu, tapi saat itu di dalam mobil ada calon baby, istri saya, istri hamil 8 bulan, dua anak umur 8 dan 10 tahun diteriaki bahasa kasar, kan mereka trauma," ujar Lee. "Anak saya shock, istri saya juga bangun. Ada anak di dalam, ada istri di dalam ada mukul mobil gitu nggak bagus," tutupnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait