Marcell meminta netter yang mendukung gerakan terorisme agar unfriend atau unfollow dirinya di Instagram.
- Ria Susilo Wardhani
- Selasa, 15 Mei 2018 - 10:55 WIB
WowKeren - Marcell Siahaan mengecam aksi teror bom yang terjadi di Surabaya, 13 dan 14 Mei lalu. Ini karena banyaknya korban berjatuhan akibat teror tersebut.
Lewat InstaStory, Marcell mengunggah postingan peringatan pada para netizen. Ia bersikap tegas dan meminta netter yang mendukung pelaku teror bom Surabaya segera angkat kaki dari Instagramnya.
"Siapapun di pertemanan sosmed saya yang bersimpati, mendukung langsung maupun langsung gerakan terorisme, saya sarankan untuk angkat kaki dari pertemanan sosmed dengan saya, Unfriend. Unfollow silahkan jangan ragu," tulis Marcell di halaman Instagramnya.
Marcell lalu mematikan halaman komentar untuk menghindari reaksi sinis para haters. Tak hanya itu, ia juga mengingatkan banyak pihak yang biasanya malah diam ketika ada insiden teror yang merugikan masyarakat.
"Dunia rusak bukan karena terlalu banyak perusak," tulis Marcell. "Tapi juga karena banyak yang diberi kuasa dan potensi memperbaiki kerusakan namun memutuskan diam dan tidak berbuat apa-apa."
Sebelumnya, empat ledakan bom terjadi di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), Gereja Kristen Indonesia (GKI), Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel pada Minggu (13/5) pagi serta di Rumah Susun Wonocolo, Sidoarjo, Minggu malam. Tak hanya itu, ledakan juga terjadi di depan Polrestabes Surabaya pada Senin (14/5) pagi.
(wk/riaw)