Tampil di BBMAs 2018, The Chainsmokers dan Halsey Beri Tribut untuk Avicii
zimbio
Musik

Trio hitmaker 'Closer' ini meminta penggemar untuk selalu memberikan dukungan bagi orang-orang yang memiliki masalah kesehatan mental.

WowKeren - Ajang Billboard Music Awards 2018 telah digelar pada Minggu (20/5) malam lalu di MGM Grand Arena, Las Vegas. Dalam ajang penghargaan musik bergengsi tersebut, The Chainsmokers dan Halsey berkesempatan untuk memberi penghormatan pada mendiang Avicii.

Sebelum menyerahkan piala Top Hot 100 kepada Luis Fonsi, Daddy Yankee dan Justin Bieber untuk kolaborasi mereka dalam "Despacito", Drew Taggart mengatakan jika meninggalnya Avicii merupakan sebuah kehilangan besar bagi dunia musik. Ia juga menyebut Avicii sebagai sosok artis yang menginspirasi orang lain.

"Kepergiannya adalah kehilangan besar bagi dunia musik dan bagi kami. Dia adalah seorang seniman yang mengilhami begitu banyak hal dan, sederhananya, dia sangat berarti bagi kita dan semua orang di komunitas EDM," ungkap Drew dilansir Aceshowbiz pada Selasa (22/5).

Lebih lanjut, Halsey sendiri menambahkan jika setiap orang yang pernah bekerjasama dengan Avicii menyebutkan jika sang DJ adalah sosok yang sangat menyenangkan, sehingga kepergiannya memberi duka yang sangat mendalam. Namun insiden tersebut juga pengingat untuk selalu memberi dukungan dan perhatian kepada orang-orang yang sedang berjuang menghadapi masalah kesehatan mental.

"Setiap orang yang bekerja dengannya akan setuju bahwa dia adalah orang yang sangat bersemangat. Hal itu membuat semua tragedi ini semakin menyakitkan," tutur Halsey. "Ini adalah pengingat bagi kita semua untuk selalu mendukung dan mencintai semua teman dan anggota keluarga yang mungkin berjuang dengan masalah kesehatan mental."

Di sisi lain, kepergian Avicii pada 20 April lalu lalu memang mengejutkan semua pihak. Tak hanya keluarga dan penggemar, sederet rekan sesama musisi pun juga turut menunjukan rasa belasungkawa yang begitu besar atas meninggalnya DJ asal Swedia tersebut.

Avicii memang telah lama diketahui memiliki masalah kecanduan alkohol. Ia juga pernah membagikan perjuangannya sebagai seorang introvert yang harus beradaptasi dengan gaya hidup DJ.

Sementara itu, DJ kondang tersebut ditemukan tewas di Muscat, Oman. Kabar kematiannya dikonfirmasi pertama kali oleh tim manajemennya. Namun hingga saat ini belum ada detail mengenai penyebab kematian musisi kelahiran 1989 tersebut.

Media hanya menyebut bahwa DJ yang memiliki nama asli Tim Bergling itu berada di Oman untuk berlibur bersama teman-temannya. Pihak kepolisian Oman juga menyebut bahwa tidak ada dugaan tindakan kriminal dalam kematian DJ tersebut.

"Dua autopsi telah dilakukan, satu kemarin dan satu lagi hari ini dan kami benar-benar mengonfirmasi bahwa tidak ada dugaan tindakan kriminal dalam kematiannya," ujar seorang perwakilan kepolisian kala itu.

Terlepas dari hal tersebut, usai kabar kematian Avicii berhembus, sejumlah karyanya kembali menguasai tangga lagu. Bahkan ketiga albumnya mendadak muncul kembali pada chart Billboard 200.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!