Gara-Gara Kasus James Gunn, Sutradara 'Star Wars' Hapus 20 Ribu Cuitannya di Twitter
Getty Images
Film

Sutradara 'Star Wars: The Last Jedi' ini mengaku melakukan langkah preventif dari orang-orang yang berniat mencari kesalahannya di masa lalu.

WowKeren - Kasus pemecatan James Gunn rupanya menjadi "peringatan" tersendiri bagi sejumlah insan perfilman Hollywood. Hal ini terbukti kala sutradara "Star Wars: The Last Jedi", Rian Johnson mendadak melakukan tindakan "pencegahan" dengan menghapus sejumlah cuitannya di masa lampau.

Dilansir Aceshowbiz pada Senin (30/7), baru-baru ini Rian mengaku bahwa ia menghapus sekitar 20 ribu tweet dari akun Twitter miliknya. Sontak saja beberapa penggemar yang menyadari hilangnya sejumlah cuitan tersebut pun penasaran mengapa sang sutradara melakukannya.

Tak hanya itu, bahkan ada yang menduga bahwa hal ini merupakan "perintah" resmi dari pihak Lucasfilm, selaku studio yang membesut saga "Star Wars". Menjawab pertanyaan tersebut, Rian pun mengungkapkan alasannya saat memberikan komentar pada artikel yang membahas tentang dirinya.

Dalam komentarnya, Rian mengaku bahwa ia tak mendapat arahan apapun dari pihak studio. Namun hal itu dilakukannya sebagai langkah preventif dari orang-orang yang berniat mencari-cari kesalahannya di masa lalu guna menjatuhkan kariernya.


"Tidak ada arahan resmi sama sekali, dan aku tidak berpikir bahwa aku pernah mengunggah tweet tentang sesuatu yang buruk," cuit Rian. "Tapi, sebagian besar tweet itu ditulis sembilan tahun lalu, di masa (aku) masih terkungkung ephemera. Jika mengecek unggahan orang lain adalah amunisi baru untuk menjatuhkan orang lain, jadi 'Kenapa tidak (hapus tweet saja)?'"

Kasus pemecatan James Gunn sendiri memang menghebohkan jagat perfilman Hollywood. Sutradara kondang tersebut dipecat dari proyek "Guardians of the Galaxy Vol. 3" akibat cuitan kontroversialnya tentang pedofilia dan pemerkosaan yang kembali muncul secara online.

Sebenarnya, cuitan tersebut ditulis oleh James antara sejak 2008 silam. James sendiri telah angkat suara mengenai kasus yang menimpanya. Dalam rentetan cuitannya di akun Twitter, sutradara berusia 51 tahun ini tak menampik bahwa ia memang pernah mengunggah tweet yang mengandung konten sensitif, namun James meyakinkan bahwa cuitan tersebut tak mencerminkan dirinya yang sekarang.

Meski demikian, Disney dan Marvel Studios memutuskan untuk tetap memecat James. "Sikap dan pernyataan ofensif yang ditemukan pada unggahan Twitter James tidak dapat dipertahankan dan tidak konsisten dengan nilai-nilai studio kami, dan kami telah memutuskan hubungan bisnis kami dengannya," kata ketua Walt Disney Studios, Alan Horn dalam siaran pers.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait