6 Cara Ampuh Atasi Memori Internal Android yang Penuh
Tech Advisor
Tekno

Kemudahan menggunakan ponsel tipe android seringkali terkendala dengan pemberitahuan memori penuh, karena cukup mengganggu hal itu harus segera diatasi.

WowKeren - Memiliki ponsel dengan sistem opersi android di masa kini memang tergolong sangat menguntungkan. Lantaran, hampir semua jenis aplikasi dapat dengan mudah kalian download melalui Playstore secara gratis. Selain itu kemudahan penggunaan aplikasi tersebut juga cukup memberikan manfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Sayangnya proses pengunduhan terkadang seringkali mendapatkan beberapa kendala. Salah satunya pemberitahuan mengenai memori internal ponsel atau biasa disebut dengan RAM (Random Access Memory) yang sudah penuh. Selain itu juga kinerja ponsel menjadi semakin lambat jika memori internal penuh.

Untuk mengatasi kinerja ponsel yang melambat akibat penuhnya memori, kalian bisa melakukan beberapa hal ini.

(wk/Kres)

1. Hapus Aplikasi yang Tidak Dibutuhkan


Hapus Aplikasi yang Tidak Dibutuhkan

Tanpa kita sadari emnggunakan ponsel android memicu kita untuk mengunduh berbagai aplikasi canggih untuk memudahkan keseharian kita. Sayangnya, beberapa apliksi hnya digunakan sementara dan sisanya tidak terpakai sehingga tidak memiliki manfaat. Hal ini tentu saja berpengaruh pada kinerja ponsel kalian.

Penuhnya memori membuat ponsel melambat dan tentunya kesal. Langkah lebih baik untuk menghapus beberapa aplikasi yang tidak dibutuhkan tersebut dan menggantinya dengan yang lebih manfat. Caranya temukan dahulu aplikasi mana yang emmang jarang digunakan melalui Setting kemudian Storage untuk melihat aplikasi mana saja yang menghabiskan banyak penyimpanan. Setelah itu kalian bisa langsung menghapusnya.

2. Hapus Cache Data


Hapus Cache Data

Aplikasi sementara akan disimpan pada cache yang memakan kapasitas memori internal. Cache sendiri menyimpan data penting yang dapat membantu aplikasi sedang aktif sehingga bisa diakses dengan cepat. Meskipun memiliki kadaluarsa namu tidak tahu pasti kapan datanya akan terhapus sehingga menyebabkan memori internal penuh.

Untuk itu kalian dapat menghapusnya sendiri demi meningkatkan kinerja ponsel. Langkahnya cukup mudah, buka menu atau aplikasi Setting pada ponsel. Kemudian pilih Apps atau App Manager. Selanjutnya dalam halaman Apps, kalian cari aplikasi yang dihapus cache-nya lalu klik tombol Clear Cache.

3. Gunakan Aplikasi Cleaner


Gunakan Aplikasi Cleaner

Bagi kalian yang malas untuk mengutak-atik ponsel karena takut akan menghapus data yag seharusnya dibutuhkan, maka ada jalan lain. Salah satunya adalah menggunakan aplikasi Cleaner seperti contohnya yang paling populer Clean Master. Penggunaannya terbilang cukup mudah karena biasanya ada sebuah tombol di aplikasi tersebut yang langsung akan mengerjakan semuanya secara otomatis.

Dengan hadirnya aplikasi ini kalian akan dipandu untuk menghapus beberapa file sampah yang membuat kinerja ponsel menurun. Jika perlu kalian tidak usah mengunduh melalui Playstore karena bisa memanfaatkan aplikasi bawaan dari ponsel android.

4. Hapus Folder Thumbnails


Hapus Folder Thumbnails

Folder thumbnails yaitu folder yang menyimpan foto dalam ukuran kecil dengan tujuan untuk mempermudah penampilan gambar di galery. Semakin banyak file dalam folder maka semakin banyak pula thumbnails-nya. Sehingga semakin besar juga ruang yang akan dipakai untuk menyimpan foto.

Letak folder thumbnails berada di DCIM tumbnails. Kalian membuka lewat file file untuk masuk ke memori telepon atau SD card kemudian masuk DCIM dan thumbnails. Biasanya folder ini memuat beberapa gambar-gambar yang relatif beresolusi kecil.

5. Cek Error Sistem ke Tampilan Safe Mode


Cek Error Sistem ke Tampilan Safe Mode

Hal paling menjengkelkan adalah saat muncul notifikasi dengan pesan "Tidak cukup ruang, hapus item yang tidak perlu seperti software yang didownload, gambar, video dan dokumen". Pesan-pesan itu akan muncul saat membuka galeri dan harusnya kalian mengetahui alasan munculnya pesan tersebut.

Untuk mengetahui penyebab munculnya pesan tersebut caranya bisa masuk ke safe mode di ponsel kalian. Untuk masuk ke safe mode ada beberapa cara tergantung merk ponsel. Caranya, matikan ponsel, kemudian nyalakan kembali dan pada saat logo pabrikan ponsel muncul atau pnsel sedang booting segera tekan tombol volume ke bawah. Maka kalian akan langsung masuk ke safe mode.

6. Lakukan Factory Reset


Lakukan Factory Reset

Cara terakhir namun sedikit beresiko adalah mengembalikan ponsel android ke settingan pabrik atau biasa disebut dengan factory reset. Resiko yang kalian adapatkan adalah berbagai data akan secara otomatis terhapus, kecuali yang dipindahkan di memori eksternal. Saran sebelum melakukan cara terakhir ini adalah lakukan back up data penting seperti nomor kontak.

Caranya bisa langsung masuk ke Setting lalu More dan tekan Factory Reset. Di situ kalian masih bisa menemukan beberapa pesan maupun uraian tentang penghapusan data penting di dalamnya.

You can share this post!

Related Posts