Prabowo Curhat Sulitnya Dapat Pinjaman Bank Untuk Kampanye: Negara Ini Punya Siapa?
Instagram/indonesiaadilmakmur
Nasional

Prabowo menilai bahwa bisa jadi bukan hanya dirinya yang mengalami kesulitan saat ingin meminjam uang dari bank, tapi juga orang lain di sekitarnya.

WowKeren - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menghadiri acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang diselenggarakan di Hall Sport Kelapa Gading pada Rabu (6/2). Dalam pidatonya, Prabowo mencurahkan isi hatinya kala ia mengalami kesulitan untuk mendapat pinjaman uang di bank.

Prabowo menjelaskan pada para hadirin bahwa kubunya memiliki anggaran yang terbatas. Sehingga, ia meminta maaf jika pihaknya belum mampu melakukan kampanye secara maksimal.

Kondisi tersebut membuat Prabowo berniat untuk mengajukan pinjaman dana ke bank. Sayangnya, mendapatkan pinjaman dari bank ternyata tak semudah itu. Mantan Danjen Kopassus tersebut menilai bahwa seolah-olah dirinya dipersulit oleh pihak bank. Ia menyebutkan bahwa kondisi yang sama mungkin saja tidak hanya dialami oleh dirinya, namun juga orang lain di sekitarnya.

Prabowo juga mengungkapkan kesulitan saat hendak menjual aset miliknya. Begitu pula dengan pendampingnya, Sandiaga Uno. Ia kemudian mempertanyakan milik siapa Indonesia.


“Saya mau jual aset pun susah. Temen-temen saya juga, Sandi juga," kata Prabowo di Hall Sport Mal Kelapa Gading, Rabu (6/2). "Kita bingung, negara ini punya siapa? Punya Genderuwo, katanya."

Mendapat perlakukan seperti, Prabowo pun bingung. Sebab menurut Prabowo, ia dan kawan-kawannya telah memberikan pengabdian untuk negeri ini. Ia menegaskan bahwa dirinya pernah mempertaruhkan nyawa untuk membela bangsa dan negara. Prabowo kemudian membandingkan perlakukan yang diterima dirinya dengan para pejabat penguasa.

"Hei, Elite! Hei, kau yang berkuasa, Elite-Elite Indonesia! Aku jelek-jelek begini pernah mempertaruhkan nyawa untuk negeri ini," tegas Prabowo. "Sorry aja ya, aku pinjam uang enggak dilayani. Saya gapapa, tapi itu orang-orang yang tukang ngemplang uang rakyat, dikasih lagi kredit terus-menerus."

Capres nomor urut 02 tersebut juga menyinggung tentang pemasangan baliho. Terbatasnya anggaran dana untuk kampanye membuat ia dan Sandiaga tidak begitu gencar membuat baliho. Jikalau memang ada, Prabowo mengatakan mungkin saja baliho tersebut merupakan bantuan dari para relawan.

“Makannya ada yang mengatakan ‘Kok enggak ada ya baliho Prabowo-Sandi?’," lanjut Prabowo. "Yang ada itu pun saya enggak tau siapa yang pasang. Mungkin relawan."

(wk/wahy)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait