Diskusi 98 Dituding Sebarkan Propaganda, Prabowo dan Sandiaga Dilaporkan ke Bawaslu
Nasional

Aktivis 98 Faizal Assegaf mengatakan bahwa forum diskusi tersebut terindikasi dengan sengaja menciptakan narasi keresahan lewat propoganda dan penghasutan rakyat.

WowKeren - Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dilaporkan oleh Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Forum Rembuk Nasional Aktivis 98. Laporan tersebut terkait dengan penciptaan narasi keresahan lewat acara "Ngobrol Santai Bersama Para Tokoh Bicara 98".

Aktivis 98 Faizal Assegaf mengatakan bahwa forum diskusi yang dibentuk oleh kelompok pendukung Prabowo-Sandi tersebut terindikasi dengan sengaja menciptakan narasi keresahan lewat propoganda dan penghasutan rakyat. "Kami menyampaikan protes terbuka sekaligus akan menempuh jalur hukum sebab forum dimaksud memberi indikasi penipuan publik, bernilai hasutan dan upaya propaganda yang berpotensi menimbulkan kegaduhan nasional jelang Pemilu 2019," kata Faizal, seperti dikutip dari CNN Indonesia.

Faizal juga menyebutkan bahwa salah satu pembicara dalam diskusi yang menuduh aktivis 98 sama dengan PKI lantaran berniat makar, telah menafikan produk dan hasil perjuangan dari reformasi seperti Mahkamah Konstitusi, KPK, otonomi daerah, profesionalisme TNI dan Polri, serta sejumlah hal lainnya. Menurutnya, langkah melaporkan Prabowo-Sandi ini merupakan upaya kemurnian sejarah.


Acara "Ngobrol Santai Bersama Para Tokoh Bicara 98" digelar di AD Premier Ballroom, Jakarta Selatan, Senin (25/2) kemarin. Dalam acara tersebut, turut hadir Haikal Hassan sebagai moderator serta Mayjen TNI (Purn) Kivlan Zen, Bambang Widjojanto dan Fuad Bawazier sebagai narasumber.

"Ngobrol Santai Bersama Para Tokoh Bicara 98" juga menimbulkan buntut panjang. Wiranto yang tidak terima atas pernyataan dalam acara itu, menantang Kivlan dan Prabowo melakukan sumpah pocong. Pasalnya, Kivlan menuding Wiranto meninggalkan Indonesia dalam keadaan genting.

"Saya berani, katakanlah berani untuk sumpah pocong saja," kata Wiranto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (26/2). "Tahun 1998 itu yang menjadi bagian dari kerusuhan itu, saya, Prabowo, Kivlan Zen, sumpah pocong kita."

Ia tidak ingin jika tuduhan semacam itu justru bisa menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Ia ingin membuktikan bahwa siapa sebenarnya yang menjadi dalang kerusuhan.

(wk/nris)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait