Atiqah Hasiholan Puji Fahri Hamzah Siap Jadi Saksi Ratna Sarumpaet, Netter: Pembohong Harus Dihukum
Instagram/atiqahhasiholan
Selebriti

Atiqah Hasiholan juga menegaskan rasa salutnya untuk Fahri Hamzah dalam kasus Ratna Sarumpaet bukanlah bentuk dukungan 01 atau 02.

WowKeren - Atiqah Hasiholan setia mendampingi sidang kasus hoaks sang ibunda, Ratna Sarumpaet. Dalam sidang kedua yang digelar pada Selasa (19/3) kemarin, Atiqah sempat mengungkapkan rasa kecewa lantaran eksepsi Ratna ditolak.

Sebelumnya, Atiqah pernah mengajukan Ratna menjadi tahanan rumah. Namun hal tersebut ditolak oleh majelis hakim. Meski begitu, istri Rio Dewanto ini mengatakan akan kembali mengajukan ulang permohonan tersebut. "Kita minta atas pertimbangan usia dan naik turun kondisi ibu saya," kata Atiqah pada Rabu (6/3).


Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah, lantas mengajukan diri sebagai penjamin Ratna. Fahri pun mengaku merasa kasihan kepada Ratna yang telah berusia di atas 70 tahun, namun masih harus ditahan di balik jeruji besi.

"Kalau pakai UU ITE, Bu Ratna enggak bisa ditahan. Karena UU ITE itu kan tuntutannya 4 tahun lebih, jadi karena dia di bawah 5 tahun orang enggak bisa ditahan," terang Fahri di Kompleks Parlemen Senayan pada Rabu (13/3). "Maka dipakailah pasal ini, pasal zaman purba, 76 tahun yang lalu, masa-masa darurat itu. UU itu dipakai lagi karena deliknya 10 tahun."

Menanggapi kesediaan Fahri untuk menjadi penjamin Ratna, Atiqah merasa salut dan berterimakasih. Melalui unggahan Instagram pada Rabu (20/3), Atiqah membagikan berita yang mengungkap alasan Fahri menjadi saksi untuk Ratna. Di bagian caption, Atiqah menegaskan rasa salut yang ditujukan kepada Fahri bukanlah sebuah dukungan politik, terutama menjelang Pileg 2019 mendatang.

"Postingan ini bukan tentang 01 atau 02, ini mengenai keberpihakan pada kemanusian pada orang yang tak luput dari membuat kesalahan," tulis Atiqah. "Ini mengenai kemauan untuk melihat sesuatu dengan kejernihan, bukan dorongan dari asumsi yang tercipta/diciptakan yang mebuat diri merasa paling berhak menghakimi. Respect pak @fahrihamzah , God bless you and your family."

Unggahan Atiqah tersebut langsung ramai dikomentari warganet. Tak sedikit netizen menuliskan komentar yang masih berkontroversi. Meski demikian, yang lain mendoakan kasus Ratna segera selesai dan menjadi pembelajaran untuk semua.

"Jangan menciptakan kebohongan lagi bagi generasi muda jangan berbuat hal yang sama kedepanya lagi ...." tulis akun @hartono***. "Mba @atiqahhasiholan Sy tau bagaimana rasanya jika org tua yg kita sayangi tiba" terjerat kasus hukum. Dr dibalik semua ini kan ada suatu kesalahan yg jadi tolak ukur. Memang ibu mba salah kok. Seharusnya dr awal sebelum berbohong difikir apa efeknya kedepan. Dia sudah membohongi rakyat Indonesia, dan dengan santainya mba membicarakan soal umur? Udah pernah nntn berita kakek 84 th dipenjara karna maling sendal???" sambung akun @allma***.

"Yha semua orang juga emang ga luput dengan kesalahn mbak-nyaa. Tapi bohong tetap bohong. Hukum tetap hukum," komentar akun @nuku***. "Salut dg perjuangan mbak atiqah untuk memperjuangkan ibu.. Tp mgkin bsa d reminder di diri Qt smw jg bahwa akan sLLu ada konsekuensi dr setiap perbuatan.. Semoga sgera ada penyeLesain terbaik mbak, serta jd peLajaran bagi Qt swm.." tambah akun @henri***.

You can share this post!

Related Posts
Loading...