Mobil TNI Digunakan Relawan Pendukung Prabowo-Sandi, BPN Akui Tak Pernah Pakai Fasilitas Negara
Nasional

Riza memastikan bahwa pihaknya akan mengecek kebenaran kabar tersebut.

WowKeren - Baru-baru ini beredar video yang menunjukkan sebuah mobil berplat TNI dipakai oleh pendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dalam video viral tersebut, terlihat mobil itu dipakai untuk mengangkut sejumlah barang dari posko milik pendukung paslon nomor urut 02 itu.

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi melalui juru bicaranya Ahmad Riza Patria menegaskan bahwa mereka tidak pernah menggunakan fasilitas negara untuk kampanye. Mereka juga mengatakan belum tahu jelas terkait kejadian tersebut.


"Kita tidak tahu tentang kejadian tersebut. Acara apa? Mobil siapa? Pelat nomor dari mana? Milik siapa?" kata Riza pada Jumat (22/3) ini. "Itu kan nanti ketahuan kalau memang belum."

Riza memastikan bahwa pihaknya akan mengecek kebenaran kabar tersebut. Namun, setahu Riza, Prabowo maupun Sandiaga tidak memiliki kegiatan apa pun dalam minggu-minggu terakhir di wilayah Bogor.

"Mobil TNI tidak boleh digunakan untuk kepentingan kampanye. Mobil dinas gitu lho ya," lanjutnya. "Jadi saya tidak tahu kejadian ini dan setahu saya nggak ada gitu kita menggunakan seperti itu."

"Oh ya pasti, pasti (akan diusut). Ini akan kita tindak lanjuti, kita akan cek. Sejauh yang kita tahu Pak Prabowo-Sandi selalu menyampaikan kita tidak pernah menggunakan fasilitas negara," terang Riza. "Jadi harus dicek lagi kebenarannya. Setahu saya tidak ada kegiatan buat 02 di Kota Bogor ya, dalam waktu dekat ini tidak ada. Kampanye Prabowo-Sandi nanti masih lama di Bogor. Jadwalnya bukan minggu ini."

Menanggapi hal ini, TNI telah melakukan pengecekan ke registrasi Mabes TNI. Nomor polisi mobil tersebut memang terdaftar di Mabes TNI. Namun, jenis kendaraannya tidak sesuai.

"Hasil dari pengecekan dari data yang ada di registrasi Mabes TNI, bahwa nomor tersebut betul nomor kendaraan yang ada di Mabes TNI, yang mana nomor tersebut adalah 3005-00," kata Danpuspom TNI Mayjen Dedy Iswanto dalam konferensi pers di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (22/3). "Namun jenis kendaraannya tidak sesuai dengan registrasi yang ada di Mabes TNI, yang mana data di registrasi militer, berjenis Mitsubishi Lancer. Mungkin itu yang bisa saya klarifikasi."

You can share this post!

Related Posts
Loading...