Bawaslu Sebut Jokowi dan Prabowo Sama-Sama Lakukan Pelanggaran di Hari Pertama Kampanye Akbar
Nasional

Kampanye akbar perdana kedua paslon Capres-Cawapres telah usai dilaksanakan pada Minggu (24/3).

WowKeren - Kampanye akbar perdana kedua paslon Capres-Cawapres telah usai dilaksanakan pada Minggu (24/3). Joko Widodo berkampanye terbuka di wilayah Serang, Banten. Sementara Prabowo Subianto berkampanye di Makassar.

Namun ternyata, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) menemukan pelanggaran dalam kampanye kedua paslon. Hal ini diungkapkan oleh anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar.


"Kita lihat bahwa dari catatan itu kedua paslon sama-sama melakukan beberapa hal yang dilarang," tutur Fritz dilansir detikcom, Senin (25/3). "Tidak patut lah."

Meski demikian, Fritz tidak merinci apa saja tindakan yang masuk dalam pelanggaran di kedua kampanye akbar tersebut. Ia hanya menuturkan contohnya, seperti melibatkan anak kecil dalam kampanye.

"Misalnya masih ada anak-anak di dalam kampanye," jelas Fritz. "Padahal itu kan tidak sesuai dengan komitmen kita."

Tak hanya itu, Fritz juga menjelaskan bahwa ada pelanggaran lain dalam bentuk penggunaan fasilitas negara. Dalam hal ini, fasilitas negara yang digunakan adalah mobil pemerintah.

"Kemudian masih ada penggunaan fasilitas negara," ujar Fritz. "Di mana ada beberapa pejabat yang menggunakan atau mobil pemerintah."

Selain itu, Fritz juga menyinggung adanya aparatur sipil negara (ASN) yang hadir dalam kampanye akbar. Kesalahan dalam penggunaan alat peraga kampanye juga ditemukan.

"Kemudian ada ASN yang terlibat dan hadir saat kampanye," ucap Fritz. "kemudian ada beberapa alat-alat peraga yang bukan alat peraga parpol."

Di sisi lain, kedua Capres menampilkan gaya berorasi yang berbeda dalam kampanye akbar mereka. Jokowi berorasi dengan konsep tidak banyak menyampaikan program kerja. Sebaliknya, Prabowo mengeluarkan seluruh program yang ia punya kepada masyarakat.

Jokowi menekankan suasana bergembira dalam menyambut pesta demokrasi pada April mendatang. Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut juga sempat berkeluh kesah mengenai fitnah dan hinaan yang didapatnya selama 4,5 tahun menjabat sebagai Presiden.

Sedangkan Prabowo lebih ingin menanamkan pesan kepada para pendukungnya yang hadir dalam kampanye akbar. Mantan Danjen Kopassus tersebut berjanji akan mewujudkan pemerintah yang bersih dari korupsi.

You can share this post!

Related Posts
Loading...