Anies Baswedan Sebut Jakarta Aman dan Tak Siapkan Pengamanan Khusus Terkait Gugatan Prabowo ke MK
Instagram/aniesbaswedan
Nasional

Menurut Anies, sejumlah titik yang sempat terjadi ricuh kini sudah tenang. Para pedagang di kawasan Tanah Abang juga disebutnya telah bisa kembali beraktivitas pada hari ini.

WowKeren - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berharap agar warganya tak lagi khawatir saat hendak bepergian usai aksi 22 Mei. Anies mengaku bahwa kondisi Ibu Kota sudah relatif tenang dan aman.

"Jangan khawatir untuk pergi ke mana saja, karena Jakarta aman," jelas Anies setelah mengikuti pertemuan tertutup dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta dilansir Antara, Kamis (23/5) malam. "Hari ini semuanya sudah relatif tenang, karena itu saya menganjurkan kepada seluruh warga Jakarta berkegiatan seperti biasa."


Menurut Anies, sejumlah titik yang sempat terjadi ricuh kini sudah tenang. Para pedagang di kawasan Tanah Abang juga disebutnya telah bisa kembali beraktivitas pada hari ini (24/5).

"Ruas Jalan Thamrin dan beberapa jalan di sekitar Tanah Abang, Petamburan, Slipi sempat ada ketegangan, tapi sekarang, hari ini, semuanya sudah relatif tenang," ungkap Anies. "Tanah Abang juga besok (hari ini) mulai kegiatan lagi."

Sementara itu, Anies juga mengaku tak menyiapkan skenario khusus untuk pengamanan dan pengawalan aksi damai yang mengantar gugatan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Tidak ada yang khusus, karena prosesnya konstitusional, jadi biar dikawal secara konstitusional juga," ungkap Anies.

Sebelumnya, Anies sendiri telah menjelaskan bahwa semua biaya pengobatan korban aksi rusuh 22 Mei akan ditanggung Pemprov DKI. Oleh sebab itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut menginstruksikan agar seluruh rumah sakit di Jakarta mau menerima dan menangani para korban aksi rusuh 22 Mei.

"Pemprov DKI akan menutup biayanya untuk siapapun yang menjadi korban," tutur Anies. "Nah kami tangani semuanya di tempat ini. Kami pastikan bahwa tidak dikenakan biaya, sehingga semuanya tenang sampai sembuh sampai tuntas."

Di sisi lain, Prabowo-Sandi sendiri awalnya berencana untuk mengajukan gugatan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) ke MK pada Kamis (23/5) sore. Namun rencana tersebut terpaksa diundur hingga hari ini (24/5).

You can share this post!

Related Posts
Loading...