Pria Pemakan Kucing Hidup-Hidup Serahkan Diri ke Polisi, Keluarga Singgung Soal Ilmu Hitam
SerbaSerbi

Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Arie Ardian, menyebut bahwa kejiwaan pria bernama Abah Grandong tersebut akan diperiksa.

WowKeren - Beberapa waktu lalu, aksi seorang pria yang memakan kucing hidup-hidup di Pasar Kemayoran, Jakarta Pusat, menggegerkan media sosial. Aparat kepolisian lantas mencari sosok pria yang bernama Abah Grandong tersebut.

Abah Grandong rupanya telah menyerahkan diri ke polisi pada hari ini (1/8). Ia datang ke Mapolres Metro Jakarta Pusat didampingi oleh seorang pria yang mengaku sebagai anggota keluarganya sekitar pukul 15.40 WIB.

Pria yang mengaku sebagai keluarga Abah Grandong tersebut menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Indonesia. Pria yang enggan memberikan namanya tersebut mengaku bahwa Abah Grandong memang sering melakukan hal aneh terkait ilmu hitam.

"Saya dari pihak keluarga Abah Grandong minta maaf kepada masyarakat Indonesia atas viralnya video (memakan kucing) tersebut," tutur pria tersebut. "Memang keluarga saya ini (Abah Grandong) di rumah pun 'aneh-aneh' maksudnya sering melakukan hal aneh, menuntut ilmu hitam. Abah ini kelakuannya di rumah pun sering aneh-aneh."


Meski demikian, pria itu enggan menjelaskan lebih lanjut mengenai perilaku aneh yang sering dilakukan Abah Grandong di rumah. Ia lantas membawa Abah Grandong masuk ke dalam gedung.

Sementara itu, Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat, Ajun Komisaris Besar Arie Ardian, menyebut bahwa kejiwaan Abah Grandong akan diperiksa. Pemeriksaan kejiwaan Abah Grandong akan dilakukan di Rumah Sakit Kramat Jati.

"Yang bersangkutan (Abah Gandrong) sudah datang untuk menyerahkan diri didampingi keluarganya," ujar Arie. "Kita hari ini akan melakukan pemeriksaan, kami bawa juga ke RS Kramat Jati untuk dilakukan pemeriksaan secara kejiwaan."

Abah Grandong yang masih dalam pemeriksaan sendiri masih belum berstatus tersangka. "Belum tersangka, makanya kita periksa dulu," terang Arie.

Sebelumnya, aksi Abah Grandong ini disebut bertujuan untuk menakuti para pemilik warung di sekitar lokasi. Pasalnya, Abah Grandong yang bekerja sebagai keamanan bertanggung jawab untuk menertibkan para pemilik warung di daerah sengketa tersebut. Namun saat kejadian, ada tiga pemilik warung yang enggan menutup usahanya.

(wk/Bert)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait