Adegan Black Widow dan Hawkeye yang Dihapus dari 'Avengers: Endgame' Terungkap
Marvel Studios
Film

Menurut penulis naskah Stephen McFeely, adegan yang dihapus ini menunjukkan ikatan kuat antara Black Widow dan Hawkeye, yang menjadi syarat supaya keduanya mampu mendapatkan Soul Stone.

WowKeren - Meski telah ditayangkan sejak April lalu dan dirilis ulang pada akhir Juni, namun rupanya antusiasme penggemar terhadap beragam detail "Avengers: Endgame" masih belum surut juga. Tak terkecuali dengan adanya beragam bocoran baru dari seri lanjutan "Avengers: Infinity War" tersebut.

Jika sebelumnya deleted scene "Avengers: Endgame" beredar luas dan menampilkan momen haru saat para superhero berlutut di depan jasad Tony Stark (Robert Downey Jr.), ternyata ada adegan penting lain yang juga sengaja tak ditampilkan dalam film pamungkas MCU ini.

Adegan tersebut rupanya melibatkan Black Widow (Scarlett Johansson) serta Hawkeye (Jeremy Renner). Adegan itu menunjukkan bahwa mereka saling menyayangi sebelum pengorbanan Black Widow untuk mendapatkan Soul Stone di Vormir.

"Ada adegan antara Natasha (Black Widow) dan Clint Barton (Hawkeye) dalam perjalanan ke Vormir," tutur penulis naskah "Avengers: Endgame", Stephen McFeely, kepada Los Angeles Times.

Lebih lanjut, McFeely menyebut bahwa kedua karakter tersebut terlibat sebuah percakapan panjang dalam perjalanan menuju Vormir setelah menurunkan War Machine (Don Cheadle) dan Nebula (Karen Gillan) di Morag. "Jadi mereka meninggalkan Morag dan kemudian mereka hanya melakukan percakapan panjang sementara Quinjet menggunakan autopilot," tuturnya menambahkan.

Menurut Stephen McFeely, awalnya adegan itu ingin ditampilkan lantaran dianggap sebagai salah satu momen penting untuk menunjukkan ikatan kuat antara Black Widow dan Hawkeye. Adegan ini menunjukkan bahwa keduanya saling menyayangi, yang merupakan salah satu syarat supaya mereka mampu berkorban di Vormir untuk menukar jiwa dengan Soul Stone.


Namun rupanya, pihak produksi berubah pikiran dan menilai bahwa para penonton pasti sudah mengetahui ikatan kuat antara keduanya dari film-film sebelumnya. "Perlu memiliki hubungan itu agar Soul Stone bisa diperoleh. (Tapi) ternyata penonton tidak membutuhkan itu, karena mereka sudah menonton semua film, dan penonton tahu mereka saling menyayangi," imbuh McFeely lagi.

McFeely juga mengatakan bahwa ia dan rekannya, Christopher Markus, pernah mempertimbangkan versi di mana keluarga Hawkeye yang bunuh diri di Vormir demi Soul Stone. Namun, produser efek visual "Avengers: Endgame", Jen Underdahl, menentang hal itu.

"Dia berkata, 'Jangan mengambil ini (keluarga) darinya (Hawkeye)'. Aku benar-benar berpikir emosional tentang hal itu," kata McFeely menirukan ucapan Underdahl.

Mereka pun akhirnya sepakat mengorbankan Black Widow dan berpikir bahwa hal tersebut sudah seharusnya dilakukan oleh si mata-mata cantik itu. "Perjalanannya, dalam pikiran kita, telah berakhir jika dia bisa mendapatkan Avengers kembali," lanjut McFeely.

"Dia berasal dari latar belakang yang sangat kejam, mengerikan, jadi ketika dia sampai di Vormir dan dia memiliki kesempatan untuk mendapatkan kembali keluarganya (Avengers), itu adalah hal yang akan dia tukar dengan apapun," pungkasnya.

Kisah Natasha Romanoff sendiri masih akan terus berlanjut di MCU meskipun karakternya sudah tewas dalam "Avengers: Endgame". Si mata-mata cantik asal Rusia itu akan kembali menyapa penggemar dalam film solonya, "Black Widow", yang siap dirilis pada 1 Mei 2020 mendatang.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait