Reaksi Barbie Kumalasari Ketika Tahu Putra Fairuz Dibully Karena Kasus 'Ikan Asin': Ya Risiko
Instagram/barbiekumalasari
Selebriti
Fairuz A Rafiq Resmi Polisikan Galih Ginanjar Cs

Hingga saat ini, Galih Ginanjar yang merupakan papa kandung Faaz belum mengetahui apabila sang putra mendapat perlakuan tersebut di sekolahnya. Lantas, akan kah Barbie Kumalasari memberi tahu Galih?

WowKeren - Kasus "Ikan Asin" yang dilaporkan Fairuz A. Rafiq masih ditangani pihak kepolisian hingga saat ini. Galih Ginanjar serta Rey Utami dan Pablo Benua masih mendekam di penjara usai ditetapkan sebagai tersangka untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak Galih dan Rey diketahui telah mengupayakan jalan damai, namun Fairuz serta keluarga dengan tegas menolaknya.

Dampak bullying terhadap putra Fairuz dan Galih, Faaz, yang selama ini sering dikhawatirkan ternyata benar-benar terjadi. Belum lama ini, ayah tiri Faaz Sonny Septian membeberkan obrolannya dengan salah satu guru sekolah sang putra. Mengetahui hal tersebut, Sonny mengaku tak akan tinggal diam.


"Saya ga akan tinggal diam lagi ketika anak saya mendapat perlakuan negatif seperti ini di sekolah, Masih punya hatikah??" tulis Sonny di Instagram pada Senin (12/8). "Coba tanya apa penyebabnya. Terimakasih buat kalian yang sudah menyebabkan hal buruk seperti ini terjadi kepada keluarga saya."

Istri siri Galih, Barbie Kumalasari, menyebut sang suami belum mengetahui apabila putranya di-bully di sekolah. Kumala pun tak berniat memberitahukan hal itu pada sang suami. Menurut Kumala, kejadian yang menimpa Faaz merupakan salah satu risiko dalam kasus "Ikan Asin" ini.

"Oh enggak tahu (soal Faaz di-bully). Dia enggak pernah nonton berita kan di tahanan," ujar Kumala dilansir detikHOT. "Enggak (akan kasih tahu). Ya risiko, namanya anak-anak pastikan seperti itu makanya viral beritanya sampai psikis anak juga kena."

Kumala lantas kembali membahas upaya perdamaian yang telah diusahakan pihaknya kepada Fairuz. Seolah kesal karena upaya damai tak digubris, Kumala menegaskan bahwa semua dampak yang terjadi atas kasus "Ikan Asin" merupakan risiko masing-masing pihak.

"Ya sampai saat ini kan udah (minta maaf) direspons ya kita juga tinggal ngikutin proses hukumnya aja sih," tandas Kumala. "Berarti apapun risikonya ya ditanggung masing-masing."

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts