Viral Kasus Penembakan Anjing 'Beedo' di Tangerang Banten, Polisi Kejar Pelaku
SerbaSerbi

Kasus penembakan anjing bernama Beedo dengan senjata angin di Tangerang Banten telah menjadi viral di sosial media. Melihat hal tersebut pihak polisi akan mengejar pelaku kasus penembakan tersebut.

WowKeren - Kasus kekerasan terhadap seekor hewan kembali terjadi. Kali ini kisah seekor anjing bernama Beedo asal Cikupa, Tangerang Banten tersebut menjadi viral di media sosial.

Pasalnya anjing tersebut ditembak hingga mati dengan menggunakan senapan angin di hadapan anak-anak. Kisah pilu tersebut menjadi viral karena diunggah oleh akun bernama @anstlucia di Instagram tak lupa menandai sejumlah akun media dan juga akun Kapolresta Tangerang, Sabilul Alif.


Dalam unggahan tersebut pemilik akun menjelaskan kronologis penembakan yang dilakukan terhadap Beedo. Ia juga menuliskannya pada caption.

Melihat kasus penembakan tersebut tak sedikit dari warganet yang ikut merasa marah dan miris. Bahkan tak sedikit dari warganet yang justru menghujat dan mengutuk tindakan si pelaku.

"RIP Beedo Kesel sendiri bacanya. Kemana otak bapa bapa itu!! Astagfirullah semoga bapa itu mendapatkan hukum Alam," tulis akun @nov*****astuti2. "Kenapa aku harus baca brita ini dan akupun menangis ini biadab. Saya muslim, tp sy suka hewan ini. Kenapa beedo mati? kenapa harus mati tersakiti? biadab," komen @ben***ric.

"Si bapaknya dah gila kali cik. gak ada otak itu mah dia," kata akun @dwip****karunia. "Turut berduka untuk beedo semoga tenang dan bahagia di sisi Tuhan. Untuk pelaku semoga di hukum yg sepantasnya dan kepolisian semoga bisa seadil2nya pak.," ujar akun @nov****tjiono.

Menanggapi kasus tersebut, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti kasus tersebut. Terlebih lagi pelaku menggunakan senjata didepan anak-anak.

"Postingan itu menandai saya dan akun resmi polres. Kami tindak lanjuti. Kami akan meminta keterangan pemilik akun dan pastinya akan mencari dan menindak tegas pelaku penembakan," ujar Sabilul di Mapolresta Tangerang, Selasa (13/8).

Sabilul menegaskan jika senapan angin hanya boleh dipergunakan untuk kepentingan olah raga. Sebagaimana tertulis dalam Peraturan Kepala Kepolisian RI Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Kepentingan Olahraga.

Dalam Pasal 4 Ayat (3) peraturan itu, disebutkan pistol angin (air pistol) dan senapan angin (air rifle) digunakan untuk kepentingan olahraga menembak sasaran atau target. Sabilul juga menambahkan jika seseorang ingin memiliki senapan angin maka harus memenuhi beberapa syarat tambahan.

Dan bila seseorang telah terbukti menyalahgunakan senapan angin, maka bisa dikenai Pasal 1 ayat (1) UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

You can share this post!

Related Posts
Loading...