Ramai Tolak Wacana KPI Awasi Konten Digital, YouTuber Arief Muhammad Malah Ngaku Setuju
TV

Ketika publik ramai menolak wacana Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk mengawasi konten digital, YouTuber Arief Muhammad malah setuju dengan rencana tersebut.

WowKeren - Kabar soal Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) akan mengawasi konten digital seperti YouTube, Facebook dan Netflix sempat mengejutkan publik. Kabar ini langsung beredar luas hingga akhirnya menjadi boomerang di tengah-tengah masyarakat.

Lantas muncul petisi dari masyarakat untuk menolak wacana tersebut. Petisi dengan daring #KPIJanganUrusinNetflix di Change.org telah disampaikan oleh penggagasnya, Dara Nasution kepada kepada Wakil Ketua KPI Pusat, Mulyo Hadi Purnomo di Kantor KPI Pusat.

Ketika masyarakat ramai menolak wacana tersebut, hal yang sebaliknya justru diungkapkan oleh lakon dari pembuat konten digital, Arief Muhammad. Menjadi kabar yang cukup mengejutkan ketika YouTuber yang lebih dahulu dikenal lewat akun Twitter @Poconggg ini mengaku tidak keberatan dengan rencana KPI.

Pasalnya Arief mengaku menyadari bahwa banyak hal yang perlu diawasi pada konten YouTube yang dinilai kelewatan. "Karena gue sendiri kadang nonton YouTube suka syok ya, kadang-kadang ada konten yang kelewatan gitu. Jadi, memang tetap perlu ada yang mengawasi," ujar Arief saat ditemui di Jakarta, Selasa (4/9).


"Terserah dia mau bikin konten seperti itu disesuaikan penontonnya, mungkin ada warning di awal video,” sambung Arief lagi. ”Cuman konten-konten itu gue amat sangat setuju ada yang mengawasi untuk pasar yang tidak tepat."

Arief berpendapat bahwa sangat mudah untuk menjadi sosok yang terkenal melalui YouTube. Kendati demikian, setiap individu pembuat konten harus dapat bertanggung jawab atas apa yang telah mereka buat.

"Menurut gue jadi terkenal itu sekarang gampang banget,” tutur Arief. “Kita sudah tahu semua formulanya bikin sensasi, bikin keributan, bikin hal aneh-aneh, kemungkinan terkenalnya lebih gede banget."

Arief lantas memberikan pesan kepada konten creator di YouTube untuk dapat lebih bijak lagi dalam membuat video. "Menurut gue yang harus ditanyakan itu bukan gimana caranya jadi terkenal. Tapi lu mau dikenal sebagai apa. Percuma lu dikenal tapi cuman jadi bahan cibiran orang jadi bahan olok-olokan," tandas Arief.

(wk/lail)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait