Akibat Jempol Jahat, Roy Kiyoshi Tetap Polisikan Akun Hikmah Kehidupan Meski Telah Minta Maaf
Wowkeren/Fernando
Selebriti
Fitnah Pesugihan Ruben Onsu

Ditemani kuasa hukumnya, Henry Indraguna, Roy Kiyoshi resmi melapor ke polisi meski pemilik akun sudah minta maaf. Roy ingin membuktikan bahwa ia tidak bersalah.

WowKeren - Nama Roy Kiyoshi belum lama ini dicatut oleh sebuah akun YouTube bernama Hikmah Kehidupan. Judul video yang dibagikan akun tersebut membuat seolah Roy menuding bisnis Ruben Onsu melakukan pesugihan.

Pihak Roy yang merasa dirugikan pun menempuh jalur hukum karena Roy merasa tidak pernah menyebut nama Ruben dan bisnisnya. Ditemani kuasa hukumnya, Henry Indraguna, ia resmi melapor ke polisi meski pemilik akun sudah minta maaf.


"Roy Kurniawan atau Roy Kiyoshi sudah melaporkan satu akun yang diduga melakukan fitnah melalui media elektronik, yang diatur dalam pasal 27 ayat 3 Jo pasal 45 ayat 3 UU RI no 18 tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 311 KUHP," papar Henry saat ditemui WowKeren usai membuat laporan pada Kamis (14/11).

Henry menegaskan bahwa tindakan Roy tersebut untuk membuktikan bahwa kliennya tidak bersalah. Sekaligus untuk menegakkan keadilan yang seadil-adilnya bagi pihak yang dirugikan atas fitnah yang beredar.

"Jadi di sini kita mau membuktikan mencari kebenaran dan keadilan bahwa betul Roy Kiyoshi adalah sebagai korban dari dugaan fitnah, jadi Roy bukan pelaku yang disangkakan selama ini," ujar Henry. "Maka selama ini sebagai warga negara yang baik, maka Roy melaporkan dan kita minta kepada penyidik polri kita percayakan untuk membuka kebenaran dan keadilan yang seadil-adilnya karena ini sudah menyangkut nama baik Roy Kiyoshi."

Roy menambahkan bahwa ia tetap membuka pintu maaf. Hanya saja, proses hukum akan terus berlanjut agar si pelaku penyeber fitnah bertanggung jawab atas tindakannya.

"Intinya damai tetap, pintu maaf selalu terbuka . Hukum tetap jalan, masalah pasal 27 ayat 3 UU ITE bukan delik aduan yang serta merta cabut walaupun ada perdamaian. Ini tidak bisa walaupun ada kesepakatan perdamaian kita ajukan ke Polda ini tidak bisa. Tapi penyidik punya kebijakan tersendiri, bukan delik aduan," terang Henry panjang lebar. "Makanya bertanggung jawab. Jempolmu, mulutmu adalah harimau," timpal Roy.

Selain itu, Roy berharap agar kejadian yang menimpanya ini menjadi pelajaran bagi para netizen. Ia mengklaim bahwa tindakan pelaku sudah keterlaluan hingga membuatnya berani lapor polisi.

"Ini mungkin untuk general, buat netizen, haters. Ini pelajaran, kalau kalian nggak hati-hati berkomentar, ini akan ada hukuman suapaya jera. Ini untuk semua global," ucap Roy. "Kita sebagai publik figur konsekuensinya seperti apa. Tapi jangan melewati batas, ucapan itu dijaga. Ini sangat keterlaluan, biasanya aku diem, beauty blender kek, logo Arsenal terserah, biarin. Tapi ini menyangkut nama baik Roy dan Ruben Onsu apalagi kita sahabat, kita temen."

You can share this post!

Related Posts