Jokowi Tak Ambil Pusing Eropa Diskriminasi Sawit RI: Kita Pakai Sendiri Saja
Nasional

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa minyak kelapa sawit juga bisa diolah untuk dimanfaatkan dalam negeri sendiri. Hal itu juga bisa bermanfaat untuk menekan defisit neraca perdagangan.

WowKeren - Presiden Joko Widodo alias Jokowi menanggapi adanya praktik diskriminasi yang dilakukan oleh negara-negara Uni Eropa terhadap minyak sawit RI. Menurutnya, hal itu tidak perlu dipersoalkan terlalu dalam.

Jokowi mengimbau agar produk minyak kelapa sawit yang dihasilkan dari perkebunan tanah air dimanfaatkan untuk kepentingan dalam negeri. Hal ini juga bisa menjadi upaya untuk menekan neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan (CAD).

"Kenapa harus tarung dengan Uni Eropa karena kita di-banned diskriminasi CPO kita?" kata Jokowi di Jakarta, Kamis (28/11). "Kita pakai sendiri saja."


Minyak kelapa sawit bisa dimanfaatkan untuk pengembangan program biodesel sebagai bahan campuran BBM jenis solar. Saat ini, pemerintah telah menerapkan B20. "Sudah berjalan B20, masuk lagi B50, B100 artinya CPO kita gunakan sendiri untuk biodiesel, biofuel," jelas mantan wali kota Solo tersebut.

Yang penting, menurutnya adalah upaya agar para petani sawit bisa diuntungkan dengan harga hasil produksi CPO. "Kan kelihatan harga CPO 1-2 tahun kelihatan, sekarang sampai berapa nantinya B30 di Januari dan B100 akan angka berapa artinya petani sawit kita akan menikmati harga yang baik, target kita di sana," sambungnya.

Selain gencar mengelola minyak sawit, Jokowi juga mengembangkan sejumlah lokasi pariwisata untuk menekan defisit. Adapun lima destinasi yang menjadi super prioritas saat ini adalah Labuan Bajo, Borobudur, Danau Toba, Mandalika, dan Bunaken.

"Saya kasih contoh misalnya Borobudur, bulan Maret nanti Yogyakarta International Airport selesai 100 persen, dari sana akan ada jalan langsung Borobudur lebih dekat, turis bisa lebih dekat, dan lingkaran juga akan diperbaiki," tutur Jokowi. "Termasuk penyiapan lahan yang dikhususkan mendukung Borobudur sebagai tempat wisata yang wajib dikunjungi turis luar."

(wk/zodi)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait