Menurut Mahfud MD, seluruh kapal coast guard serta nelayan Tiongkok sudah meninggalkan wilayah perairan Natuna. Oleh sebab itu, ia berharap tak ada lagi soal kedaulatan RI di Natuna.
- Bertilia Puteri
- Kamis, 09 Januari 2020 - 15:05 WIB
WowKeren - TNI telah memastikan bahwa kapal nelayan berbendera Tiongkok sudah keluar dari Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Perairan Natuna Utara. Menurut Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal Sisriadi, kapal-kapal asing tersebut angkat kaki setelah Presiden Joko Widodo alias Jokowi berkunjung ke Natuna Utara belum lama ini.
Hal tersebut turut dibenarkan oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. Menurut Mahfud, seluruh kapal coast guard serta nelayan Tiongkok sudah meninggalkan wilayah perairan Natuna. Oleh sebab itu, ia berharap tak ada lagi soal kedaulatan RI di Natuna.
"Ya, jadi sekarang untuk Natuna itu di area yang kemarin diributkan itu sudah tidak ada lagi coast guard China maupun nelayan China, sudah keluar," jelas Mahfud di Jakarta pada Kamis (9/1). "Jadi kita sekarang tidak akan ribut-ribut lagi soal pelanggaran hak berdaulat."
Mahfud mengungkapkan bahwa dalam informasi radar tim pengamanan di Natuna, tampak jelas bahwa tidak ada lagi kapal Tiongkok di ZEE RI. Kini semua kapal tersebut sudah keluar dari ZEE RI.
"Karena nampaknya sudah sekurang-kurangnya kapal-kapal yang tidak menghidupkan AIS-nya tuh, Automatic Identification System, biasanya kemarin kan sangat provokatif masuk kapal, menghidupkan (AIS) gitu seakan-akan nampak," terang Mahfud. "Sekarang sudah enggak ada, sudah di luar semua."
Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut meminta agar seluruh pihak kini tak lagi meributkan kondisi Natuna. Mahfud berharap agar setiap pihak terkait maupun masyarakat ke depannya bisa menjaga situasi kondusif di wilayah sekitar Natuna.
"Oleh sebab itu, kita enggak usah ribut-ribut lagi," ujar Mahfud. "Kita isi sekarang Natuna itu dengan kegiatan-kegiatan sosial ekonomi dan pemerintahan secara lebih proporsional daripada kosong."
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayor Jenderal Sisriadi, menyatakan bahwa kunjungan Jokowi ke Natuna menunjukkan pesan yang tegas pada pemerintah Tiongkok terkait konflik yang terjadi. Ia mengatakan bahwa Pemerintah Tiongkok telah mengeluarkan instruksi untuk menarik seluruh kapal nelayan dan juga coast guard dari Natuna Utara.
"Sudah tak ada lagi," lanjut Sisriadi. "Sudah meninggalkan wilayah ZEE."
(wk/Bert)