Kanada Tuding Pesawat Ukraina Jatuh Akibat Rudal, Iran: Rumor Tak Masuk Akal
AFP
Dunia

Iran membantah segala tudingan yang menyebutkan jika pesawat Ukraina jatuh akibat terkena tembakan rudal yang diarahkan ke pangkalan militer Amerika di Irak.

WowKeren - Ketegangan dan aksi saling serang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah membuka spekulasi baru terkait jatuhnya pesawat Boing 737 milik maskapai Ukraina di Teheran. Pesawat tersebut diduga jatuh akibat tembakan rudal yang dilontarkan Iran ke arah pangkalan militer AS di Irak.

Bahkan, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau mengklaim jika negaranya telah memiliki data-data dari berbagai sumber intelijen. Data tersebut menunjukkan jika pesawat Ukraine International Airlines jatuh akibat terkena tembakan rudal Iran.

Dilansir CNN, Pemerintah Iran dalam sebuah pernyataan langsung menantang Kanada untuk membuktikan tuduhan tersebut. Mereka dalam sebuah pernyataan mendesak agar Kanada segera membuka informasi tersebut.

Kementerian Luar Negeri Iran bahkan mengundang Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam penyelidikan kecelakaan tragis tersebut. Pasalnya, pesawat boeing yang jatuh tersebut merupakan buatan Amerika.


Iran juga mengatakan jika tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal. Sebab beberapa penerbangan domestik dan Internasional juga beberapa kali terbang di wilayah itu di waktu yang sama pada ketinggian 2.440 meter.

"Kisah tentang rudal yang menabrak sebuah pesawat sama sekali tidak benar," jelas Kepala Organisasi CNN pada Kamis (9/1). "Rumor seperti itu tidak masuk akal."

Seperti yang diketahui, pesawat Ukraine International Airlines itu jatuh tidak lama setelah lepas landas pada Rabu (8/1) pagi waktu setempat. Seluruh penumpang dan kru pesawat yang berjumlah 176 orang dikabarkan langsung tewas di lokasi kejadian. Pihak Iran menyatakan jika kecelakaan pesawat tersebut akibat adanya masalah teknis.

Otoritas penerbangan Iran dalam laporan terakhir mengatakan jika pesawat sempat berputar balik ke arah bandara sebelum akhirnya jatuh. Walau begitu, pilot pesawat dilaporkan sama sekali tidak mengirim pesan radio terkait kemungkinan pesawat mengalami kerusakan.

Sementara itu, sejumlah pemimpin negara mendukung dugaan PM Kanada. Salah satunya adalah Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang mengatakan semakin banyak bukti bermunculan dan mendukung jika insiden tersebut disebabkan oleh Iran yang tidak sengaja menembak jatuh pesawat.

(wk/lian)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait