Sunda Empire Buka Pendaftaran Ulang, Ancam Negara 'Hilang' Jika Tidak Mendaftar
Nasional

Sunda Empire akan membuka pendaftaran ulang untuk negara-negara di dunia pada Agustus 2020 mendatang. Mereka mengklaim jika tidak melakukan daftar ulang maka negara tersebut akan 'menghilang'.

WowKeren - Munculnya Sunda Empire memang menjadi sorotan masyarakat Indonesia hingga saat ini. Pasalnya, kerajaan ini mengaku menjadi induk dari tatanan dunia yang menyebabkan adanya negara dan mengklaim memiliki sertifikat dunia sejak zaman Alexander The Great atau Alexander Agung hingga Cleopatra VII.

Tak sampai di situ, Petinggi Sunda Empire, Raden Rangga atau Raden Ranggasasana mengklaim agar seluruh negara di dunia harus melakukan daftar ulang pada Agustus 2020 mendatang. Jika tidak melakukan daftar ulang, maka negara-negara tersebut akan "menghilang".


"(Kalau tidak daftar ulang) negaranya hilang," ujar Raden Rangga dilansir detikcom, Selasa (22/1). Saat ditanya apa arti negara hilang, Raden Rangga menjawab tak ada lagi pengakuan terhadap negara itu dari dunia internasional. "Tidak diakui internasional," jawabnya.

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan jika negara-negara yang berkaitan dengan Sunda Empire merupakan bagian dari sistem tatanan dunia internasional. Sementara negara yang tidak mendaftar ulang makan tidak akan diakui oleh PBB.

Sebelumnya diketahui jika Sunda Empire juga mengklaim sertifikat dari NATO. Hal ini lantas membuat Polda Jabar menggandeng para budayawan maupun ahli sejarah guna mencari kebenaran tersebut.

"Nanti akan kita cek, kita teliti," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Kombes Pol Saptono Erlangga di Mapolda Jabar, Selasa (21/1). "Bersama teman-teman dari ahli sejarah, budayawan Sunda, kan yang menyampaikan ini katanya ada sertifikat dari NATO."

Sementara itu, polisi telah mengamankan salah seorang petinggi Sunda Empire. "(Petinggi Sunda Empire yang diperiksa) inisial NB atau perdana menterinya dan anggotanya berinisial A," ucap Erlangga saat ditemui di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (21/1).

You can share this post!

Related Posts