Sang anak yang belum genap berusia satu tahun mengidap penyakit langka Kawasaki, Selvi Kitty mengaku kaget dengan biaya pengobatan yang mencapai selangit.
- Ruth Meliana
- Sabtu, 01 Februari 2020 - 12:42 WIB
WowKeren - Pedangdut Selvi Kitty tengah menikmati peran barunya sebagai seorang ibu setelah anak pertamanya, Abizard Kavin Suseno lahir pada 18 Februari 2019 lalu. Namun di tengak kebahagiannya, Selvi mendapatkan kabar buruk terkait kondisi kesehatan Abizard.
Perempuan kelahiran Tasikmalaya ini baru saja mengatakan bahwa sang buah hati yang berusia 11 bulan tersebut telah didiagnosa menderita penyakit langka bernama Kawasaki. Temuan penyakit itu pertama diketahuinya saat Abizard melakukan tes darah.
Tidak ingin kondisi kesehatan sang anak menjadi buruk, Selvi langsung membawa Abizard ke rumah sakit untuk menjalani pengobatan. Saat menjalani pengobatan untuk sang anak, ia mengaku syok dengan biaya pengobatan penyakit Kawasaki yang begitu mahal.
Selama empat hari, Selvi mesti mengeluarkan uang hingga Rp60 juta demi pengobatan buah hatinya. Usia Abizard yang masih 11 bulan menjadi alasan mengapa biaya pengobatan menjadi mahal. Pasalnya, sang dokter mesti memberikan dosis obat yang tepat dimana biaya satu obat bisa menyentuh jutaan.
"Iya obatnya mahal, kemarin empat hari itu abis Rp60 juta. Obatnya doang yang mahal karena dokter lihat dari usia anak," ujar Selvi Kitty seperti dilansir dari Okezone.com, di Jakarta Selatan pada Jumat (31/1). "Karena Abizard masih 11 bulan kemaren sekitar 8 ampul dikali per berapa juta, udah. Itu baru obat."
Selvi menceritakan jika pengobatan di lakukan di Jakarta. Beruntung, pihak rumah sakit di Jakarta tersebut masih dapat mengatasi penyakit langka yang diderita Abizard. Meski demikian, Selvi masih belum mengetahui langkah selanjutnya yang harus dilakukan demi kesembuhan putranya.
Wanita usia 26 tahun ini hanya bisa terus mengawasi aktivitas Abizard demi menjaga agar virus ini tidak menyebar lebih jauh lagi. Ia bersyukur jika saat ini sang anak sudah mulai dapat makan banyak setelah mengkonsumsi obat-obatan sehingga berat badan mulai naik.
"Kalau pengobatan gak ada. Tunggu sembuh, tunggu obatnya abis, paling lebih hati-hati supaya dia gak sering jatuh. Bakal dikurangi juga jalan-jalan ke mall, kayak gitu-gitu aja," ungkap Selvi. "Gak ada pantangan juga sih malah Alhamdulillah sepulang dari rumah sakit menggemuk, mungkin dari obat kali ya."
(wk/lian)