Kementerian Jepang telah mengonfirmasi sebanyak 10 penumpang kapal pesiar yang dikarantina di tengah laut telah dinyatakan positif terkena virus corona.
- Ruth Meliana
- Rabu, 05 Februari 2020 - 09:58 WIB
WowKeren - Dunia sedang diguncang dengan berita mewabahnya virus corona atau Novel Coronavirus (nCov) yang pertama kali muncul di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok. Virus ini telah menyebabkan ratusan orang menjadi korban meninggal dunia lantaran penyebaran wabah terbilang begitu cepat.
Kasus terbaru, wabah virus corona telah menyerang sebuah kapal pesiar Diamond Princess di Jepang pada Senin (3/2). Akibatnya, Pemerintah Jepang langsung mengkarantina kapal pesiar tersebut di tengah-tengah laut tepatnya ditambatkan di Teluk Yokohama.
Awalnya, seorang penumpang kapal pesiar tersebut dinyatakan positif terkena virus corona. Mengetahui hal tersebut, otoritas Jepang langsung melakukan karantina terhadap sedikitnya 3.711 orang di dalam kapal tersebut.
Kini, Kementerian Kesehatan Jepang telah mengonfirmasi sebanyak 10 orang yang berada di kapal tersebut dinyatakan positif terkena virus corona. Dilansir dari CNN, kasus tersebut terkonfirmasi setelah dilakukan pengetesan kesehatan terhadap 31 orang.
Selain itu, Kementerian Kesehatan Jepang hingga saat ini masih menunggu hasil pengetesan dari 100 sampel penumpang lainnya. Petugas medis juga telah melakukan uji rantai Polymerase (PRC) terhadap seluruh penumpang dan awak kapal tersebut guna mengantisipasi penyebaran virus corona.
Oleh sebab itu, kapal pesiar tersebut masih dilarang mendekat ke daratan Jepang sampai keputusan lebih lanjut. "Kapal pesiar itu sedang dikarantina di perairan dekat pelabuhan Yokohama. Prosedur karantina itu berdasarkan aturan yang ditetapkan," kata Sekretaris Kabinet Jepang, Yoshihide Suga dalam jumpa pers di Tokyo.
Kronologi mewabahnya virus corona ini bermula dari seorang penumpang kapal berusia 80 tahun yang turun dari kapal pesiar itu di Hong Kong pada 25 Januari lalu. Setelah turun, penumpang tersebut mendatangi rumah sakit lantaran merasa sakit. Hasilnya, ia dinyatakan positif terinfeksi virus corona.
"Penumpang itu tidak mendatangi pusat medis di dalam kapal saat dia berlayar bersama kami," tutur operator kapal pesiar itu, Carnival Japan, dalam pernyataannya. "Menurut rumah sakit tempat dia dirawat, kondisinya stabil dan infeksi tidak ditemukan di antara anggota keluarganya yang berlayar bersamanya."
(wk/lian)