Inspiratif, Remaja 17 Tahun Asal AS Buat Situs Bermanfaat Tentang Virus Corona
SerbaSerbi
Wabah Virus Corona

Seorang remaja berusia 17 tahun Avi Schiffman asal Amerika Serikat membuat website bermanfaat yang berisikan data-data penyebaran serta jumlah pasien hingga korban meninggal karena virus corona.

WowKeren - Wabah virus corona telah menyebar ke sejumlah negara di dunia. Hingga saart ini (11/3), virus COVID-19 telah menyebar ke 115 negara.

Total korban yang terinfeksi virus mematikan tersebut telah mencapai 119.132 dengan korban jiwa sebanyak 4.284 orang. Hal ini jelas menimbulkan kekhawatiran yang besar bagi seluruh negara.


Hingga akhirnya banyak masyarakat yang berlomba-lomba membeli berbagai macam kebutuhan pokok, serta masker hingga hand sanitizer. Dan berakhir membuat barang-barang tersebut dijual dengan harga tinggi dan dimanfaatkan oleh oknum-oknum "nakal".

Namun, di antara kepanikan tersebut ada seorang remaja berusia 17 tahun yang mampu melakukan hal yang bermanfaat dan berguna bagi masyarakat luas. Adalah Avi Schiffman, seorang pelajar dari Washington, Amerika Serikat yang berhasil berhasil membuat website mengenai penyebaran virus corona ini di berbagai negara.

Dalam website tersebut juga menyediakan sejumlah informasi yang selalu update dan akurat terkait perkembangan virus corona. Tidak hanya melacak penyebaran virus corona, website bernama ncov2019.live ini juga memberikan fakta-fakta terkait perkembangan virus tersebut.

Inspiratif, Remaja 17 Tahun Asal AS Buat Situs Bermanfaat Tentang Virus Corona

ncov2019.live

Seperti jumlah yang terinfeksi, pasien meninggal, pasien sembuh, jumlah negara yang terjangkit, hingga cara pencegahan penyebaran virus corona.

Schiffman meluangkan waktu 6 jam dalam sehari untuk membuat dan menyempurnakan websitenya tersebut sampai akhirnya diluncurkan pada bulan Desember tahun 2019 lalu. Website ini terus diupdate secara berkala setiap 10 menit dengan menggunakan data dari sumber kredibel seperti WHO, pusat kontrol penyakit, dan departemen kesehatan lokal.

Alasan Schiffman membuat website tersebut karena ingin menyediakan semua informasi terkait virus corona dengan benar, tepat dan akurat. Pasalnya, di zaman dunia digital sekarang ini, semakin banyak berita hoaks yang beredar di luaran dan menyebabkan banyak orang salah paham.

Meski begitu, Schiffman sempat menerima beberapa pesan dari orang-orang yang menemukan sesuatu yang tidak akurat dari situs tersebut. “Beberapa waktu yang lalu, ada bug yang cukup masif, akhirnya data kasus virus corona jadi berlipat ganda," ungkapnya dikutip dari Bored Panda. "Saya mendapat ratusan e-mail, tapi akhirnya saya bisa mengelola servernya dengan baik."

Tidak hanya memberikan informasi mengenai perkembangan data virus corona, di situs tersebut juga terdapat penjelasan yang lengkap dan detail mengenai virus corona, cara penularan, gejala dari virus corona, hingga upaya preventif dalam mencegah virus corona.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts