Anak Buah Wakil Presiden AS Positif Corona, Siapa?
Dunia
Pandemi Virus Corona

Salah satu staf di Gedung Putih, Amerika Serikat dinyatakan positif corona. Staf tersebut merupakan bawahan Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS) Mike Pence.

WowKeren - Virus corona menjadi momok mengerikan bagi semua orang lantaran penyebarannya yang cepat dan memakan banyak korban jiwa. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan telah menyatakan virus corona sebagai pandemi global.

Di Amerika Serikat sendiri, kasus positif virus corona telah mencapai 19.627 orang dengan jumlah kematian sebanyaka 263 orang. Dari jumlah tersebut diketahui salah satu pasien yang dinyatakan positif corona adalah salah satu staf di kantor Wakil Presiden Amerika Serikat (Wapres AS) Mike Pence.

Dilansir dari AFP dan CNN, Sabtu (21/3) pengumuman tersebut disampaikan oleh Sekretaris Pers untuk Wapres AS, Katie Miller, dalam pernyataan terbaru pada Jumat (20/3) waktu setempat. Ia tidak menyebutkan identitas staf yang positif tersebut, namun ia memastikan jika Wapres Pence tak pernah melakukan kontak dengan staf tersebut.

"Malam ini (20/3) kami diberitahu bahwa seorang anggota Kantor Wakil Presiden telah dinyatakan positif virus Corona," tutur Miller dalam pernyataannya. "Baik Presiden (Donald) Trump maupun Wakil Presiden Pence tidak melakukan kontak dekat dengan individu itu. Pelacakan kontak lebih lanjut sedang dilakukan sesuai dengan panduan CDC (Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS)."


Pence sendiri menjadi ketua tim dalam pemerintahan Donald Trump yang mengkoordinasikan respons pemerintahan AS terhadap pandemi virus Corona. Ia selalu mendampingi Trump setiap harinya saat konferensi pers soal perkembangan situasi terkait pandemi virus Corona digelar di Gedung Putih.

Sebelumnya, Trump dan Pence juga pernah berpotensi terpapar virus Corona dari orang-orang di lingkaran dalam mereka. Sedikitnya dua orang dinyatakan positif virus Corona setelah menghadiri Konferensi Kebijakan pada Komisi Urusan Publik Amerika Israel di Washington, yang juga dihadiri Pence dan beberapa anggota parlemen AS.

Keduanya sama-sama sempat menghadiri Konferensi Tindakan Politik Konservatif bulan lalu, di mana salah satu tokoh yang hadir juga dinyatakan positif virus Corona. Interaksi dengan tokoh itu membuat sejumlah anggota parlemen AS dari Partai Republik harus menjalani karantina diri (self-quarantine).

Namun, Sekretaris Pers Gedung Putih, Stephanie Grisham, dalam pernyataannya pada awal bulan ini menegaskan tidak ada indikasi bahwa Trump maupun Pence telah 'bertemu atau berada dalam jarak dekat dengan individu itu' saat menghadiri konferensi tersebut.

Hal tersebut makin dipertegas usai Dokter Gedung Putih Sean Conley mengatakan bahwa Presiden AS itu telah menjalani tes virus corona pekan lalu dan hasilnya negatif. "Sepekan setelah makan malam bersama delegasi Brasil tersebut di Mar-a-Lago, Trump menjalani tes dan bebas dari gejala penyakit tersebut," tulis Conley, Minggu (15/3) lalu.

(wk/nidy)

You can share this post!

Related Posts