Sebuah foto bayi baru lahir yang menggunakan pelindung wajah versi kecil agar terlindung dari virus corona menjadi viral di media sosial. Peristiwa unik tersebut terjadi di rumah sakit Paolo Samutprakarn, Thailand.
- Nidya Putri
- Selasa, 07 April 2020 - 16:50 WIB
WowKeren - Wabah virus corona (COVID-19) menjadi momok yang mengerikan bagi semua orang. Pasalnya, virus yang menyerang saluran pernapasan itu tak pandang bulu dalam memilih "korbannya".
Namun, orang yang berusia lanjut serta bayi disebut paling rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut. Pasalnya, sistem kekebalan tubuh mereka tergolong lemah. Apalagi bayi yang baru lahir.
Seperti yang terjadi di Thailand ini, seorang bayi baru lahir di sebuah rumah sakit harus dipasangi pelindung wajah versi kecil agar terlindungi dari penyebaran virus tersebut. Adalah rumah sakit Paolo Samutprakarn, Thailand yang menerapkan ketentuan tersebut.
Beberapa foto bayi mungil yang mengenakan pelindung wajah berukuran kecil diunggah di media sosial dan mendadak viral. Foto tersebut diposting oleh akun Facebook bernama Penang My Hometown.
Dalam foto tersebut bisa dilihat bayi yang tengah tertidur rumah sakit. Mereka terlihat terlelap sambil mengenakan pelindung wajah mungil.
Pelindung wajah yang digunakan oleh bayi yang baru lahir sama seperti yang digunakan oleh orang dewasa. Hanya saja ukurannya lebih kecil dibandingkan milik orang dewasa.
Meski pelindung wajah itu diikatkan ke dahi dan menutupi seluruh wajah hingga ke dada, bayi itu tidak merasa terganggu ataupun menangis, mereka tetap terlelap. Bayi itu sama sekali tidak merasa terganggu oleh pelindung wajah, karena banyak dari mereka yang tampaknya tidak menangis ketika pelindung itu diikatkan ke dahi mereka.
Sementara itu, kondisi Thailand saat ini terpantau ada 2.258 kasus positif corona dengan jumlah korban jiwa sebanyak 27 orang dan yang sembuh sebanyak 824. Perdana Menteri Thailand sendiri telah mengumumkan kebijakan baru yakni pemberlakuan jam malam di seluruh wilayahnya. Hal ini dilakukan untuk membatasi pertemuan dan membuat orang tetap tinggal di rumah.
(wk/nidy)