Jadi Satu-Satunya Provinsi RI yang Bebas Kasus Positif Corona, Gorontalo Rupanya Ambil Langkah Ini
Nasional
COVID-19 di Indonesia

Melansir laman covid19.go.id, virus corona kini telah menyebar ke 33 provinsi di Indonesia. Gorontalo kini menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang masih nihil pasien positif corona.

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah mengonfirmasi lonjakan kasus corona (Covid-19) tertinggi dalam sehari pada Kamis (9/4) hari ini, yakni 337 kasus baru. Dengan demikian, total pasien yang positif terjangkit Covid-19 di Tanah Air kini telah mencapai 3.293 orang.

Melansir laman covid19.go.id, virus corona kini juga telah menyebar ke 33 provinsi di Indonesia. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sebelumnya bebas pasien positif corona kini telah melaporkan 1 kasus baru. Dengan demikian, Gorontalo kini menjadi satu-satunya provinsi di Indonesia yang masih nihil pasien positif corona.


Melansir laman humas.gorontaloprov.go.id pada Kamis (9/4) hari ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo rupanya telah mengambil sejumlah langkah pencegahan virus corona. Yang pertama adalah menetapkan status siaga darurat bencana selama 76 hari, terhitung sejak Minggu (5/4) lalu.

Selain itu, Pemprov Gorontalo juga sudah membentuk gugus tugas percepatan pencegahan penyebaran virus corona. Sosialisasi pencegahan virus corona juga telah dilakukan, baik secara langsung kepada masyarakat atau pun melalui media. Kebijakan belajar di rumah dan juga sistem bekerja dari rumah untuk ASN juga diberlakukan di Gorontalo.

Pemprov juga melakukan pemeriksaan ketat sesuai protokol Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di seluruh pintu-pintu masuk Gorontalo, baik darat, laut, dan udara. Selain itu, hoaks-hoaks terkait corona juga ditangkal dengan cara menggelar konferensi pers setiap hari untuk menginformasikan perkembangan pencegahan virus corona.

Tak hanya itu, pihak Pemprov juga melakukan kebijakan pembatasan sosial di pintu-pintu masuk darat Gorontalo. Mereka juga intens melakukan monitoring di pintu-pintu perbatasan dan mengintrusikan perbaikan pelayanan sesuai protokol kesehatan.

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, sendiri bahkan telah menyatakan akan menyumbangkan gajinya demi membantu penanganan Covid-19 di wilayahnya. Ia berjanji akan menyumbangkan gaji yang diterimanya hingga akhir masa jabatan pada Mei 2022.

Di sisi lain, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, menyebut bahwa penambahan kasus corona pada hari ini menunjukkan hal yang menyedihkan. Pasalnya, hal ini menunjukkan bahwa penularan masih terus berlangsung.

"Gambaran ini sangat menyedihkan untuk kita karena kita tahu penularan di luar terus berlangsung," tutur Yuri dalam konferensi pers di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta. Pemerintah Indonesia sendiri terus mengimbau agar masyarakat tetap berkegiatan di dalam rumah.

(wk/Bert)

You can share this post!

Related Posts