Trump Janjikan Vaksin Corona Sebagai Bahan Kampanye Pilpres AS
Dunia

Presiden AS Donald Trump menjanjikan vaksin virus corona akan ditemukan sebelum akhir tahun dan mendesak rakyat Amerika untuk tidak terlalu memikirkan pandemi COVID-19.

WowKeren - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa negaranya akan memiliki vaksin virus corona (COVID-19) sebelum tahun 2020 berakhir. Trump menjanjikan vaksin virus corona sejak dini sebagai bagian dari kampanyenya dan mendesak rakyat Amerika untuk tidak terlalu memikirkan pandemi COVID-19.

"Saya pikir kita akan memiliki vaksin pada akhir tahun ini. Para dokter akan mengatakan, 'Anda seharusnya tidak mengatakan itu'," kata Trump, seperti dilansir dari The Jakarta Post pada Selasa (5/5). "Saya akan mengatakan apa yang saya pikirkan. Saya pikir kita akan memiliki vaksin lebih cepat daripada nanti."

Pernyataan tersebut disampaikan secara langsung oleh Trump saat meluncurkan kampanye pemilihan Presiden dalam wawancara langsung bersama Fox News yang disiarkan dari monumen nasional AS Lincoln Memorial pada Minggu (3/50 waktu setempat.

Pada kesempatan itu, Trump ditanya apakah dia khawatir tentang potensi risiko dari percepatan pembuatan vaksin dan uji coba manusia. Ia mengaku tak mencemaskan hal tersebut. "Karena mereka sukarelawan. Mereka tahu apa yang mereka hadapi. Mereka ingin membantu prosesnya," lanjut Trump.


Presiden dari Partai Demokrat tersebut juga mengaku senang jika negara lain dapat memiliki vaksin lebih cepat dibanding AS. "Jika itu (vaksin corona) adalah negara lain, saya akan memujinya. Saya tidak peduli, saya hanya ingin mendapatkan vaksin yang berfungsi," tegasnya.

Kampanye yang disiarkan selama dua jam tersebut agaknya menunjukkan bahwa Trump memamerkan salah satu "senjata"nya untuk memenangkan suara rakyat Amerika di pilpres mendatang, yakni dengan menggunakan embel-embel "vaksin corona". Bukan hanya itu, dalam kampanye ini Trump juga mengajak negara yang sedang terpukul oleh kematian dan pengangguran massal akibat COVID-19 untuk bangkit demi masa depan bersama.

"Kita tidak bisa terus menuntup sebagian negara, (atau) kita tidak akan memiliki negara yang tersisa," lanjutnya. "Kita akan mengalami tahun berikutnya yang luar biasa."

Dalam kesempatan ini Trump juga menyatakan prediksinya tentang angka kematian akibat COVID-19 di AS yang menurutnya bakal menembus angka 100 ribu jiwa. "Kita akan kehilangan 75, 80 hingga 100,000 orang. Itu adalah hal yang mengerikan," tutur Trump.

Hingga saat ini AS mengatakan sudah melakukan lebih dari tujuh juta pengetesan virus corona, dengan total kasus terkonfirmasi di AS sebanyak 1,212,955 jiwa. Sebanyak 69,925 korban dinyatakan tewas dan 188,068 lainnya dikonfirmasi sembuh.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait