Selain COVID-19, ilmuwan baru saja membongkar ancaman bahaya virus alien dari planet Mars yang berpotensi masuk dan mewabah ke Bumi. Begini penjelasan dari mantan direktur NASA.
- Ruth Meliana
- Rabu, 13 Mei 2020 - 20:00 WIB
WowKeren - Dunia saat ini tengah dihadapkan dengan situasi krisis akibat adanya pandemi virus corona (COVID-19). Belum selesai virus corona mewabah, ilmuwan baru saja membongkar kemungkinan adanya ancaman virus baru dari alien.
Mantan Direktur Ames Research Center Badan Antariksa Amerika (NASA), Scott Hubbard menjelaskan potensi masuknya virus alien dari sampel batuan planet Mars. Potensi virus alien dari Mars mewabah ke Bumi ini mencuat setelah melihat sejumlah misi angkasa yang akan dilakukan NASA.
Dilaporkan NASA saat ini tengah menyiapkan misi untuk menempatkan astronaut di permukaan planet merah itu. Sebagai langkah awal, pihak NASA akan meluncurkan Rover Perserverance terlebih dahulu di tahun 2021 mendatang.
Rover ini ditugaskan untuk mencari fosil di planet Mars. Tak hanya itu, Rover diluncurkan untuk membuka jalan agar manusia bisa mencapai planet keempat dalam tata surya tersebut.
Di misi itulah, astronot dinilai Hubbard berpotensi membawa virus alien dari Mars ke Bumi. Ia menyebut jangan sampai astronaut secara tidak sengaja membawa kehidupan makhluk luar angkasa alias alien itu ke Bumi.
Oleh sebab itu, Hubbard mengingatkan para astronot untuk melakukan sejumlah prosedur dalam misi itu demi menghilangkan kontaminasi terhadap virus dari Mars. Diantaranya dengan melakukan pemutusan rantai kontak antara pesawat ruang angkasa dan sampel batuan Mars. Hal ini dilakukan melalui teknik penyegelan dan pengelasan otonom.
”Saya telah mendengar dari beberapa rekan sejawat,” ujar Hubbard seperti dilansir dari CNN, Rabu (13/5). “Bahwa mereka melihat potensi manusia membawa mikroba dan virus alien yang dapat mengkontaminasi Bumi.”
”Menurut pendapat saya dan komunitas sains, kemungkinan batuan dari Mars yang berusia jutaan tahun akan mengandung bentuk kehidupan aktif yang dapat menginfeksi Bumi,” sambungnya. “Maka dari itu, sampel tersebut mesti dikarantina dan diperlakukan seolah-olah mereka adalah virus ebola sampai terbukti aman.”
Hubbard juga menyarankan NASA agar memanggang sampel batuan yang dibawa dari Mars tersebut dengan suhu yang tinggi. Menurut penelitian dari Universitas Standford, hal tersebut dilakukan demi membunuh mikroba dan virus yang menempel.
Terlepas dari itu, Hubbard meyakini jika NASA tentunya telah memperhitungkan segala risiko-risiko tersebut jika membawa organisme mikroskopis dari luar planet Bumi. Oleh sebab itu, ia percaya NASA dapat menanganinya sehingga kemungkinan virus alien mewabah cukup kecil.
(wk/lian)