Hanya Ada di Indonesia, Tanaman Kantong Semar Terancam Punah Imbas Perdagangan Liar
SerbaSerbi

Akibat aktivitas perambahan liar, populasi kantong semar kian menurun. Yang mana, tanaman ini sangat sulit dibudidayakan karena memerlukan suhu dan unsur tanah spesifik yang seusai habitat aslinya.

WowKeren - Indonesia memiliki segudang flora dan fauna endemik yang tidak bisa ditemukan di belahan bumi lain. Namun, beberapa di antaranya ada yang jumlahnya kian langka hingga terancam punah.

Salah satunya adalah tanaman karnivora pemakan serangga, kantong semar. Tanaman ini merupakan flora endemik yang hanya bisa ditemui di Tanah Air.


Tanaman yang memiliki nama latin Nepenthes clipeata ini hanya bisa ditemukan di Gunung Kelam, Sintang, Kalimantan Barat. hal itu sebagaimana dikemukakan oleh peneliti Pusat Penelitian Biologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Muhammad Mansur. Karena spesies ini sangat langka, maka jika punah bukan hanya menjadi kehilangan bagi Indonesia saja namun juga dunia.

"Itu (Nepenthes clipeata) kalau sampai punah bukan hanya kerugian bagi Indonesia," kata Mansur dilansir Antara, Sabtu (30/5). "Tapi juga seluruh dunia akan merasa kehilangan karena spesies itu sangat langka."

Ia menceritakan saat dirinya datang ke Gunung kelam pada 2019 lalu. Menurutnya, keberadaan kantong semar sudah sangat langka. Penurunan populasi kantong semar disebabkan karena semakin berkurangnya habitat mereka akibat perambahan liar.

Tanaman ini banyak dicari untuk dijual. Padahal, tanaman ini tidak bisa dipindahkan begitu saja dari habitatnya. Kantong semar relatif susah untuk hidup di sembarang tempat karena memerlukan kondisi iklim khusus. Inilah sebabnya mengapa tanaman ini tidak mudah untuk dibudidayakan.

"Nepenthes yang endemik itu susah tumbuhnya," tutur Mansur. "Karena endemik spesifik membutuhkan iklim mikro, sesuai dengan habitatnya, makanya disebut endemik. Kalau penyebarannya luas, akan mudah dibudidayakan."

Untuk bisa tumbuh, tanaman jenis Nepenthes ini selain memerlukan suhu yang sesuai dengan habitat aslinya, juga membutuhkan kondisi tanah khusus seperti tempatnya ditemukan.

Tanaman ini ini termasuk ke dalam jenis tanaman yang dilindungi. International Union for Conservation of Nature (IUCN) pada 2014 menetapkan kantong semar sebagai salah satu tanaman yang masuk kedalam daftar merah tanaman yang sangat berisiko punah.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts