Anya Geraldine Disindir Karena Tak Ikut Bersuara Soal #BlackLivesMatter, Dibela Rekan-rekan Artis
Instagram/anyageraldine
Selebriti

Menurut seorang warganet, Anya Geraldine seharusnya menggunakan media sosial untuk membagikan sesuatu yang berguna karena memiliki banyak followers ketimbang hanya mengunggah foto cantik.

WowKeren - Anya Geraldine kembali menjadi perbincangan meski tak menuliskan cuitan kontroversial. Beberapa waktu yang lalu, Anya hanya membagikan foto cantiknya melalui akun Twitter. "Dirumah ajjj," tulis Anya kala itu.

Namun, seorang warganet mengkritiknya karena dianggap tidak menggunakan media sosial dengan benar. Menurut warganet tersebut, Anya seharusnya memanfaatkan angka followers media sosialnya yang tinggi untuk membicarakan hal-hal berguna ketimbang hanya mengunggah foto.

"Platform lu gede amat why don't you use that to speak up for once instead of breaking your back for twitter (mengapa kamu tidak menggunakannya untuk berbicara sekali saja alih-alih mematahkan punggungmu untuk twitter)," tulis warganet tersebut.

Anya Geraldine Disindir Karena Tak Ikut Bersuara Soal #BlackLivesMatter

Twitter


Seperti diketahui, belakangan #BlackLivesMatter sedang ramai dibicarakan dan mendapat tanggapan dari banyak artis luar negeri. Namun Anya yang memilih tak ikut bersuara mendapat pembelaan dari sejumlah rekan artis, salah satunya Awkarin.

"Dan menurut gue, Anya Geraldine, nggak salah juga karena dia gak speak up tentang #BlackLivesMatter. Karena, ini issue sensitif," tulis Karin melalui Twitter-nya. "Kalau dia mungkin tidak menguasai permasalahannya, daripada salah berpendapat & menimbulkan kesalahpahaman, Menurut gue itu hak dia utk gak speak up.

Uus dan Ernest Prakasa pun berpendapat serupa. Menurut dua komika Tanah Air tersebut, Anya maupun para publik figur yang memiliki massa besar pun memiliki hak untuk diam.

"Ngomongin soal hak hidup orang kulit hitam tapi nyuruh-nyuruh orang lain beropini seakan-akan orang lain ngga punya hak untuk diam? Wah elu mah ta*. Beneran dah," tulis Uus. "Tuh dengerin bang uus ya pinteer," balas Anya.

"Menurut gw, kita gak bisa memaksa orang untuk kritis di medsos, seberapa besar pun pengaruh yang ia miliki," tulis Ernest yang lantas ikut di-retweet Anya. "Itu pilihan karier, suka gak suka, kita wajib menghormati."

(wk/nere)

You can share this post!

Related Posts