Karakter Sesame Street Ikut Kampanye Black Lives Matter Tuai Respons Positif
Dunia

Sejumlah karakter Sesame Street mendukung kampanye Black Lives Matter di sebuah stasiun televisi. Elmo cs memberi edukasi kepada anak-anak tentang anti-rasisme.

WowKeren - Belum lama ini, stasiun televisi CNN Amerika Serikat menayangkan program anak-anak Sesame Street. Namun episode terbaru program tersebut berbeda daripada sebelumnya, karena berisi kampanye Black Lives Matter.

Tayangan Sesame Street bertajuk "Coming Together: Standing Up to Racism: A CNN/Sesame Street Town Hall for Kids and Families" tersebut menunjukkan Elmo yang bertanya kepada ayahnya, Louie, tentang orang-orang yang sedang berdemo. Louie pun berusaha menjelaskan tentang maksud demo untuk menyuarakan pendapat.

"Ayah, Elmo tidak mengerti. Apa yang terjadi? Mengapa orang-orang ini bersama?" tanya Elmo. "Oh, mereka berkumpul untuk protes," jawab Louie. "Protes? Elmo tidak paham apa arti dari protes," kata Elmo. "Protes adalah, ketika orang-orang berkumpul untuk menunjukkan bahwa mereka kesal dan tidak setuju akan sesuatu. Mereka ingin membuat orang lain sadar akan masalahnya. Melalui protes, orang dapat berbagi perasaan mereka dan bekerja sama untuk membuat segalanya lebih baik," jelas Louie.

Lebih lanjut, Louie membenarkan bahwa orang-orang protes karena rasisme yang masih banyak terjadi. Elmo pun merasa heran adanya rasisme karena selama ini ia berteman baik dengan banyak orang yang berbeda-beda.

"Mereka sedih dan marah, dan mereka berhak untuk benar, Elmo. Orang-orang marah karena rasialisme adalah masalah besar di negara kita," lanjut Louie. "Rasialisme? Apa itu?" tanya Elmo agi. "Rasialisme adalah, ketika orang memperlakukan orang lain secara tidak adil karena penampilan atau warna kulitnya," terang Louie. "Warna kulit mereka? Elmo tidak mengerti, ayah. Elmo juga punya teman-teman dengan berbagai warna kulit dan bulu. Hitam, cokelat, ungu," tutur Elmo. "Aku tahu, Elmo, tidak semua jalan seperti Sesame Street. Di Sesame Street, kita semua saling mencintai dan menghormati satu sama lain," sahut Louie.


Photo-INFO

Twitter

Belum usai, Louie pun menjelaskan tentang pentingnya saling menghormati tanpa melihat ras maupun agama. Mendengar penjelasan sang ayah, Elmo pun ingin ikut mengakhiri tindakan rasisme.

"Tetapi, di beberapa tempat, orang-orang dengan kulit berwarna, terutama di komunitas kulit hitam, mereka diperlakukan tidak adil karena bagaimana mereka terlihat, budaya mereka, ras, dan siapa mereka. Apa yang kita lihat adalah orang yang mengatakan cukup sudah. Mereka ingin mengakhiri rasialisme," papar Louie. "Elmo ingin mengakhiri rasialisme juga! Elmo ingin semua orang diperlakukan dengan adil!" seru Elmo.

Kampanye yang ditunjukkan oleh karakter Sesame Street tersebut pun mendapatkan respons positif dari netizen, terutama di Amerika Serikat. Mereka menilai karakter fiksi lebih mengerti tentang anti-rasisme daripada para petinggi Negara Paman Sam tersebut, termasuk Presiden Donald Trump.

"Ini sangat menakjubkan! Terima kasih banyak! Kami akhirnya membuat lebih banyak persatuan yang sempurna," komentar netter. "Ketika sebuah boneka berbicara lebih masuk akal daripada kenalanmu," imbuh netter. "Tolong seseorang perlihatkan ini kepada trump.. pastinya dia bisa belajar sesuatu dari ini," sahut netter lainnya.

"Sebuah percakapan Elmo dengan ayahnya mampu memahami rasisme lebih baik daripada para anggota Partai Republik dalam kongres," ujar netter. "Aku tak menyangka untuk meneteskan air mata akibat Sesame Street... terima kasih untuk @sesamestreet karena mengedukasi anak-anak selama setengah abad," sambung lainnya.

(wk/evaa)

You can share this post!

Related Posts