Selain Indonesia, Lima Negara Ini Juga Putuskan Batalkan Ibadah Haji 2020
Dunia
Pro-Kontra Pembatalan Haji 2020

Tidak hanya di Indonesia, lima negara ini juga telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan jemaah haji ke Arab Saudi di tahun 2020 akibat pandemi corona. Mana saja?

WowKeren - Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk tidak memberangkatkan ibadah haji ke Arab Saudi di tahun 2020. Namun tidak hanya Indonesia, rupanya lima negara lainnya juga turut mengambil kebijakan ini demi mencegah warganya terinfeksi virus corona (COVID-19).

Seperti yang diketahui, ibadah haji merupakan ritual keagamaan atau ziarah terbesar bagi umat Islam. Namun, pandemi virus corona begitu mengancam masyarakat dunia sehingga sejumlah negara memutuskan mengambil keputusan itu. Terlebih, Arab Saudi telah mencatatkan 972 orang yang meninggal dunia akibat COVID-19.

Enam negara yang memutuskan untuk tidak memberangkatkan warganya yang ingin naik haji tahun ini adalah Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam yang merupakan tiga negara muslim terbesar di dunia. Sementara tiga negara lainnya adalah negara dengan populasi umat Muslim yang kecil, yakni Singapura, Thailand, dan Kamboja.

Indonesia seharusnya akan mengirim lebih dari 220 ribu jamaah haji. Kemudian Malaysia mengirim 36 ribu jamaah dan Brunei 1.000 jamaah untuk tahun ini. Sedangkan jumlah tiga negara lainnya tidak diketahui.


Pemerintah Arab Saudi sendiri juga tengah mempertimbangkan membatalkan ibadah haji tahun ini atau melakukannya secara simbolis. Arab Saudi diperkirakan akan mengambil keputusan mengenai pelaksanaan ibadah haji tahun ini dalam pekan ini.

Media Internasional dan pejabat Bangladesh membeberkan pemerintah di Riyadh sedang mempertimbangkan beberapa opsi. Diantaranya melakukan pembatalan haji, ibadah haji yang hanya dihadiri orang-orang dari Arab Saudi dengan jumlah sangat terbatas, atau perwakilan jamaah yang sangat terbatas dari seluruh dunia.

Jika Pemerintah Arab Saudi memutuskan untuk membatalkan ibadah haji di tahun ini, maka keputusan tersebut bukan pertama kali dilakukan. Dalam sejarah Arab Saudi yang didirikan pada 1932, tercatat sejak 630 M pola haji terganggu selama puluhan kali karena alasan politik, ekonomi, atau kesehatan.

Ibadah haji di tahun ini sendiri bergantung pada penampakan bulan, dimana tahun ini diprediksi akan dimulai pada 28 Juli dan berakhir pada 2 Agustus. Menunaikan ibadah haji juga wajib hukumnya dilakukan sekali seumur hidup bagi setiap Muslim yang mampu secara finansial dan fisik.

(wk/lian)

You can share this post!

Related Posts