Trump Larang Semua Anggota Partai Komunis Tiongkok Masuk AS
Dunia

Juru bicara Kementerian Luar negeri Tiongkok, Hua Chunying, mengatakan ide Trump tersebut sangat menyedihkan. Apalagi Partai Komunis Tiongkok memiliki lebih dari 90 juta anggota.

WowKeren - Presiden Donald Trump berencana melarang semua anggota Partai Komunis Tiongkok masuk ke Amerika Serikat. Trump dilaporkan tengah mengkaji rancangan tersebut.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyatakan pemerintah memang sedang memikirkan cara untuk merespons tindakan Tiongkok yang belakangan ini bersitegang dengan negara mereka. "Kami sedang mengerjakannya di bawah bimbingan presiden," kata Pompeo, sebagaimana dilansir dari CNN pada Senin (20/7).

Sementara Sekretaris pers Gedung Putih, Kayleigh McEnany, mengatakan bahwa Trump akan memikirkan segala opsi berkaitan dengan Tiongkok. Namun, langkah AS itu dianggap akan semakin memperburuk hubungan antar kedua negara.


Larangan besar-besaran terhadap anggota Partai Komunis Tiongkok juga akan menjadi PR luar biasa bagi AS, terutama dalam menyaring arus kedatangan orang-orang dari Negeri Tirai Bambu. Menurut laporan, setidaknya ada tiga juta orang Tiongkok yang berkunjung ke AS setiap tahun sebelum pandemi COVID-19. Terlebih, media pemerintah Tiongkok tahun lalu mengatakan Partai Komunis Tiongkok memiliki lebih dari 90 juta anggota.

Terkait hal ini, juru bicara Kementerian Luar negeri Tiongkok, Hua Chunying, mengatakan ide AS tersebut sangat menyedihkan. "Kami berharap AS mau menahan diri dari tindakan yang merusak reputasi, kredibilitas, dan statusnya sebagai negara utama," katanya kepada wartawan.

Trump sendiri memang terus meningkatkan tekanan pada Tiongkok dan berulang kali menuduh negara itu bertanggung jawab atas penyebaran virus corona. Bukan hanya itu, pekan lalu Departemen Luar Negeri AS menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat Tiongkok yang dinilai terlibat dugaan pelanggaran HAM terhadap etnis Uighur.

Tak mau kalah, Tiongkok sendiri langsung merespons dan menjatuhkan sanksi terhadap sejumlah pejabat AS karena mencampuri urusan dalam negerinya terkait etnis minoritas Muslim Uighur di Xinjiang itu. Tiongkok juga akan menjatuhkan sanksi bagi anggota Komisi Eksekutif-Kongres AS untuk Tiongkok yang merupakan lembaga pemantau penegakan HAM di Negeri Tirai Bambu.

(wk/luth)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait