Ozon selama ini dikenal sebagai lapisan stratosfer untuk melindungi Bumi dari panas dan kandungan UV di sinar matahari. Ternyata ozon dengan konsentrasi rendah bisa memusnahkan virus Corona.
- Elvariza Opita
- Jumat, 28 Agustus 2020 - 15:10 WIB
WowKeren - Ozon selama ini dikenal sebagai molekul oksigen yang bisa mendisinfeksi beberapa mikroba penyebab penyakit. Namun baru-baru ini terungkap bahwa ozon dengan dosis tertentu ternyata efektif memusnahkan virus Corona.
Peneliti dari Universitas Kesehatan Fujita, Jepang, menemukan bahwa ozon yang digunakan di ruang tertutup mampu menurunkan lebih dari 90 persen partikel virus di sampel COVID-19. Capaian ini didapat usai generator ozon dinyalakan di ruang tertutup sampai selama 10 jam.
Kondisi ini menjadikan ozon salah satu alternatif untuk mendisinfeksi ruang pemeriksaan dan ruang tunggu di rumah sakit. Menariknya lagi, dengan konsentrasi 0,05 sampai 0,1 bagian per satu juta (ppm), ozon masih aman diterima oleh tubuh manusia.
"Penularan virus corona COVID-19 baru dapat dikurangi dengan ozon konsentrasi rendah secara terus-menerus," terang pimpinan peneliti, Takayuki Murata, seperti dilansir dari Asia One, Jumat (28/8). "Bahkan, di lingkungan di mana orang-orang berada, menggunakan ozon ini."
"Kami menemukannya sangat efektif dalam kondisi kelembaban tinggi," imbuh Takayuki. Padahal selama ini ozon lebih dikenal sebagai lapisan stratosfer yang berfungsi melindungi Bumi dari panas dan kandungan UV sinar matahari.
Hasil serupa juga didapat dari penelitian oleh Institut Teknologi Georgia. Karena itulah ozon menjadi bahan paling efektif untuk mendisinfeksi hazmat, kacamata, hingga alat pelindung diri lainnya.
Pada kesempatan berbeda, peneliti melakukan eksperimen ozon serupa namun dengan konsentrasi yang lebih tinggi, yakni mencapai 1-6 ppm. Pada eksperimen itu, ozon diketahui efektif membunuh virus dan patogen lain, namun menjadi bahaya terhadap tubuh manusia.
Metode disinfeksi yang efektif memang terus dikembangkan di tengah pandemi COVID-19. Yang paling sederhana dan wajib dilakukan setiap orang saat ini adalah mencuci tangan, baik dengan air mengalir dan sabun, atau menggunakan hand sanitizer.
Selain itu, beberapa bahan seperti hidrogen peroksida dan etanol dikenal mampu menjadi disinfektan yang sebaiknya digunakan pada permukaan benda. Sedangkan beberapa waktu lalu bahan seperti antiseptik di obat luka, yakni povidone iodine atau dikenal dengan merk Betadine di Indonesia, juga bisa menjadi bahan disinfektan.
(wk/elva)