Kementerian Pertanian (Kementan) telah mencabut aturan ganja dari tanaman obat. Penelitian medis lantas mengungkap dampak buruk pemakaian ganja bagi kesehatan.
- Ruth Meliana
- Senin, 31 Agustus 2020 - 10:07 WIB
WowKeren - Kementerian Pertanian (Kementan) telah mencabut aturan ganja dari kelompok tanaman obat. Aturan yang tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 184/KPTS/HK.140/M/2/2020 tersebut telah dicabut oleh Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo.
Adapun alasan Kementan mencabut aturan tersebut lantaran ini mengkaji kembali dengan sejumlah lembaga terkait. Padahal, keputusan Kementan untuk memasukkan ganja dalam tanaman obat sendiri baru saja disahkan pada Februari 2020 lalu.
Selama ini, ganja memiliki banyak kelebihan dan kekurangannya jika dilihat dalam dunia medis. Dilansir dari Medical News Today, ada sejumlah risiko dan dampak buruk kesehatan secara umum jika seseorang memakai ganja.
Berikut merupakan dampak buruk penggunaan ganja:
1. Masalah kesehatan mental
Penelitian dari National Academies of Sciences, Engineering, and Medicine menemukan jika pemakaian ganja setiap hari dapat memperburuk gejala gangguan bipolar. Meski demikian, ganja tidak terlalu mempengaruhi orang-orang yang tidak memiliki gangguan bipolar.
Hasil penelitian menunjukkan jika menggunakan ganja bisa membuat risiko depresi hingga psikosis seseorang semakin meningkat. Selain itu, pengguna ganja juga cenderung mengalami pikiran untuk bunuh diri.
2. Kanker testis
Penelitian dari National Academies of Sciences juga mengungkapkan pemakaian ganja dapat memicu terjadinya kanker testis. Pasalnya, pengguna ganja akan mengalami peningkatan risiko subtipe seminoma kanker testis yang tumbuh lambat.
3. Penyakit pernapasan
Studi dari Current Opinion in Pulmonary Medicine pada 2014 silam menemukan jika pemakaian ganja dapat memicu penyakit pernapasan. Penelitian tersebut memaparkan hubungan antara penggunaan ganja dan penyakit paru-paru.
Hasilnya, orang yang merokok ganja berpotensi tinggi mengalami kanker paru-paru. Apalagi jika seseorang memakai ganja secara rutin dan dalam jumlah yang banyak.
(wk/lian)