Viral Pria Ngamuk Jenazah Istri Dimandikan 4 Pria, MUI Cabut Sertifikat Petugas
Nasional

Pihak RSUD sebelumnya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga jenazah. Meski demikian, Fauzi Munte, suami mendiang, akan tetap menempuh jalur hukum.

WowKeren - Majelis Ulama Indonesia Kota Pematangsiantar ikut turun tangan terkait kasus viral jenazah wanita yang dimandikan oleh empat orang petugas pria. MUI Pematangsiantar memanggil pihak RSUD Djasamen Saragih.

"Iya. Itulah mereka laki-laki," kata Ketua MUI Kota Pematangsiantar, Muhammad Ali Lubis, Kamis (24/9). "Karena suaminya nggak terima, menyampaikan ke kita, itulah semalam kita panggil rumah sakitnya ke kantor MUI."

Dalam pertemuan itu, pihak MUI mempertanyakan alasan pihak RSUD memakai petugas pria untuk memandikan jenazah wanita. RSUD mengungkap alasannya jika tidak ada petugas wanita untuk memandikan jenazah wanita. "Kenapa dilaksanakan begitu? Katanya nggak ada bilal perempuan," ujar Ali.

Dalam hukum Islam hal semacam ini tidak seusai dengan tata cara memandikan jenazah. Dalam Islam, jenazah wanita yang dimandikan pria merupakan dosa besar. "Nggak boleh jenazah perempuan dimandikan laki-laki, kecuali suaminya atau mahram-nya," tutur Ali.

Terkait hal ini, pihak RSUD sebelumnya sudah menyampaikan permohonan maaf kepada pihak keluarga jenazah. Meski demikian, Fauzi Munte, suami mendiang, akan tetap menempuh jalur hukum untuk kasus ini.


"Perdamaian tidak, suaminya melaporkan ke polisi," lanjut Ali. "Kita semalam hanya menjelaskan hukumnya saja. Tidak urusan kita soal lapor-melapor, itu keluarga lah."

Petugas yang memandikan jenazah wanita tersebut, dianggap telah menyalahi ketentuan hukum Islam. Sehingga MUI akan mencabut sertifikat bilal mayit milik petugas yang bersangkutan.

"Ya dicabut lah. Katanya dia ikut pelatihan bilal mayit, tapi kan di pelatihan tidak ada seperti itu," ujar Ali. "Berarti dia menyalahkan, kita cabutlah sertifikat bilal mayit lah."

Sebelumnya, viral video seorang pria yang yang memprotes RSUD Djasamen Saragih, Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara. Pria yang merupakan suami pasien itu menolak jenazah istrinya dimandikan oleh empat orang petugas pria dari RS tersebut.

Ia mengatakan jika petugas tidak mengizinkannya untuk masuk. Saat mencuri lihat, barulah Fauzi mengetahui istrinya dimandikan oleh petugas pria. Bahkan salah satu petugas disebutnya juga mengambil foto jenazah istrinya.

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts