Bunga ini ditemukan tumbuh di pekarangan milik salah satu warga, Abdul Mujid. Bunga tersebut memiliki tinggi 60 sentimeter dengan diameter 50 sentimeter.
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:01 WIB
WowKeren - Warga Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara dihebohkan dengan bau busuk di sekitar tempat tinggal mereka. Bau itu rupanya berasal dari bunga bangkai.
Bunga tersebut ditemukan tumbuh di pekarangan milik salah satu warga. Adalah Abdul Mujid, warga RT 8/RW 2 Desa Kalipucang Wetan Kecamatan Welahan, Jepara yang merupakan pemilik pekarangan tempat bunga bangkai tersebut tumbuh.
Bunga tersebut memiliki tinggi 60 sentimeter dengan diameter 50 sentimeter. Tentu saja, tumbuhnya bunga ini cukup menarik perhatian warga sekitar.
Dilansir Detik, Rabu (14/10), Mujid mengatakan jika pada Senin (12/10) malam ia mencium bau busuk yang menyengat. Penasaran dengan bau itu, ia pun mencari sumbernya saat pagi hari tiba. Lalu ia pun mendapati jika bau tersebut bersumber dari bunga yang tumbuh di pekarangan rumahnya.
"Awal mulanya malam Selasa (Senin malam) itu baunya seperti telur busuk," kata Mujid masih dilansir Detik. "Setelah dicari paginya menemukan bunga sebesar ini. Yang jarang ada di daerah sini."
Ia menuturkan jika bunga itu baru pertama kali ditemukan di sekitar Desa Kalipucang Wetan. Bunga ini mekar dan tak lama kemudian mulai layu. "Saat ditemukan jenis bunga ada tiga cuman yang berbunga cuman satu. Hari ini sudah sedikit layu. Hari Selasa kemarin terlihat mekar," kata Mujid.
Karena penasaran dengan keberadaan bunga yang tidak biasa itu, ia pun mengambil foto bunga itu dan mengunggahnya di media sosial, berharap mendapatkan informasi terkait bunga tersebut. "Info di medsos baru menemukan baru tahu. Namanya bunga suweg, sejenis bunga bangkai," ujar dia.
Karena belum pernah ada sebelumnya di sana, bunga ini cukup membuat penasaran. Warga pun berbondong-bondong datang ke pekarangan rumahnya untuk melihat bunga itu. "Setelah tahu banyak warga jadi bahan tontonan. Pada penasaran besarnya seperti itu. Baru kali ini juga," terang Mujid.
(wk/zodi)