Kulminasi utama ini identik dengan masa peralihan musim atau pancaroba. Kendati terjadi peningkatan suhu, namun kulminasi utama tidak akan berpengaruh pada cuaca
- Zodiak Yanuarita
- Rabu, 14 Oktober 2020 - 16:22 WIB
WowKeren - Ada banyak fenomena alam yang menarik untuk dilihat. Seperti salah satunya hari tanpa bayangan atau kulminasi utama.
Kesempatan untuk melihat fenomena ini tidak datang setiap hari sehingga akan sangat sayang untuk dilewatkan. Kulminasi utama terjadi di Banyuwangi tepat pukul 11.08 WIB, Rabu (14/10).
Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kelas III Banyuwangi, Gigik Nurbaskoro, menuturkan jika fenomena ini membuat suhu di wilayah tersebut meningkat hingga 5 derajat celsius. Hari ini, suhu di Banyuwangi tercatat ada di angka 32 derajat celsius sedangkan sehari sebelumnya hanya 27 derajat celsius.
Kulminasi utama ini identik dengan masa peralihan musim atau pancaroba. Kendati terjadi peningkatan suhu, namun kulminasi utama tidak akan berpengaruh pada cuaca.
"Ini merupakan fenomena alam rutin," Gigik, Rabu (14/10). "Kulminasi ini tidak mempengaruhi cuaca. Namun akan ada peningkatan suhu. Sehingga hawa sedikit terasa lebih panas."
Karena adanya peningkatan suhu ini, warga Banyuwangi diminta untuk mewaspadai dehidrasi. Kendati cuaca yang panas membuat masyarakat mudah merasa haus, namun hari tanpa bayangan pada dasarnya tidak membahayakan.
"Secara garis besar fenomena kulminasi matahari ini atau hari tanpa bayangan ini tidak berbahaya," terang Gigik. "Namun memungkinkan masyarakat akan merasa sangat gampang haus. Untuk menghindari risiko dehidrasi diharapkan banyak-banyak minum."
Fenomena hari tanpa bayangan, disebutnya rutin terjadi setiap tahun. Kondisi ini terjadi apabila pada saat matahari bergerak ke arah selatan, belahan bumi selatan akan mengalami kenaikan suhu permukaan laut. Wilayah ini akan memasuki musim hujan.
Lalu ketika matahari bergerak ke utara wilayah ini akan mengalami musim kemarau. Disebut hari tanpa bayangan karena memang pada saat itu, benda yang disinari matahari tidak akan menghasilkan bayangan seperti biasa. Bayangan benda menumbuk benda itu sendiri sehingga bayangan tidak terlihat. "Memang kondisi ini berlangsung setiap tahun. Dan tentu ini hal yang wajar," pungkasnya.
(wk/zodi)