Dusun Ini Hanya Perbolehkan Bangun 7 Rumah, Begini Mitos yang Terjadi Jika Melebihi
SerbaSerbi

Sesuai mitos yang berkembang di dusun ini memang hanya ada 7 bangunan rumah. Enam bangunan rumah dihuni oleh 22 jiwa sedangkan satu rumah dalam kondisi kosong

WowKeren - Di Jawa Tengah, ada sebuah dusun unik dengan mitos kuat yang berkembang di tengah masyarakat sekitar. Adalah Dusun Sibimo di Batang, yang memiliki mitos jika jumlah rumah di kampung tersebut tak boleh ada lebih dari 7 bangunan.

Dilansir Detik, Minggu (18/10), dusun ini terletak di Desa Brokoh, Kecamatan Wonotunggal, Batang, Jateng. Dusun Sibimo merupakan kampung terisolir yang di kanan kirinya dikepung hutan.

Sesuai mitos yang berkembang di dusun ini memang hanya ada 7 bangunan rumah. Enam bangunan rumah dihuni oleh 22 jiwa sedangkan satu rumah dalam kondisi kosong lantaran ditinggal oleh penghuninya.

Jika mitos ini dilanggar maka dipercayai akan mendatangkan kejadian buruk. Bahkan bisa menyebabkan kematian pada pelanggarnya.

"Di dukuh Sibimo ini ada mitos, yang yang bermukim di sini maksimal tujuh rumah," kata Kepala Desa Brokoh, Mukmin masih dilansir Detik. "Kalau lebih, biasanya akan terjadi permasalahan."


Mukmin kemudian bercerita, dimana pernah kejadian ada warga yang sengaja membangun rumah meski jumlah bangunan di sana sudah ada 7. Kala itu jumlah rumah bahkan mencapai 12 unit.

Namun rupanya sang pemilik bernasib tragis. Ada yang meninggal bunuh diri hingga minum racun. Karena diyakini penyebab kematian itu berkaitan dengan mitos yang dilanggar maka rumah kayu pun akhirnya dipindah dari dusun tersebut.

"Pernah sampai 12 rumah," ujarnya bercerita. "Tapi penghuninya meninggal bunuh diri, ada yang gantung diri dan ada yang minum racun dan meninggal di hutan, akhirnya rumah (kayu) dipindah dari dukuh ini."

Hal senada juga disampaikan oleh sesepuh Dusun Sibimo, Mbah Tarji (93 tahun). Ia menyebut jika Kampung Bimo boleh ditempati namun tidak boleh melebihi batas maksimal, yakni 7 rumah. Jika hal ini dilanggar, akan ada kejadian yang tidak diinginkan.

"Kampung Bimo (Sebutan dukuh Sibimo), boleh ditempati tapi tidak boleh kebanyakan rumah. Harus (tak lebih) tujuh rumah," jelas Mbah Tarji. "Kalau tujuh (rumah) pas. Lebih dari tujuh, kacau. Pasti ada saja kejadiannya."

(wk/zodi)

You can share this post!

Related Posts