Masih Tak Terima Kekalahan, Trump Kini Serang Biden Lewat Isu Vaksin Corona
Getty Images
Dunia

Kemenangan Joe Biden di Pilpres AS 2020 tampaknya masih ditanggapi negatif oleh Donald Trump, bahkan sampai berujung embusan isu bahwa pemerintahan yang baru nanti akan menghambat vaksin COVID-19.

WowKeren - Amerika Serikat secara cukup mengejutkan ternyata lebih memilih Joe Biden dari Partai Demokrat untuk menjadi kepala negara selama 4 tahun ke depan. Namun hasil yang sudah diklaim oleh beberapa media AS ini menuai penolakan dari Presiden AS saat ini, Donald Trump.

Trump pun seolah mengupayakan berbagai cara untuk menggagalkan kemenangan Biden. Selain menuding ada kecurangan di Pemilihan Umum yang berlangsung, kali ini Trump menyerang Biden dengan isu vaksin COVID-19.

Trump menyebut berkuasanya Biden akan menghambat pengadaan vaksin COVID-19 di AS. Ia mengaitkan hal ini dengan pengumuman soal vaksin COVID-19 buatan Pfizer, yang diklaim ampuh sampai 90 persen, setelah hasil Pemilu diumumkan.

Trump juga menyebut pemerintahan Biden akan menghambat berbagai birokrasi pengadaan dan pendistribusian vaksin COVID-19. Hal ini tentu mengancam keselamatan jiwa jutaan jiwa warga AS, jauh berbeda dengan Trump yang mengklaim siap meneken regulasi terkait vaksinasi dalam waktu dekat.


Masih Tak Terima Kekalahan, Trump Kini Serang Biden Lewat Isu Vaksin Corona

Twitter

"Seperti yang saya bilang berkali-kali, @Pfizer dan lainnya baru akan mengumumkan hasil uji klinis vaksin mereka setelah Pemilu, karena mereka tidak punya nyali melakukannya sebelum itu," cuit Trump pada Selasa (10/11). "Padahal seharusnya @US_FDA (BPOM AS) mengumumkan itu lebih awal, bukan karena alasan politis tetapi demi menyelamatkan nyawa manusia!"

"Jika Joe Biden menjadi Presiden, Anda tidak akan mendapatkan vaksin (COVID-19) untuk 4 tahun ke depan, dan bahkan @US_FDA tidak akan menyetujui itu dengan cepat. Birokrasi yang ada hanya akan menghancurkan hidup banyak orang!" tulisnya lagi.

"@US_FDA dan Partai Demokrat tidak ingin saya memenangkan Pemilu dengan isu vaksin. Karena itulah (hasil uji klinis) baru keluar lima hari setelahnya, seperti yang saya bilang selama ini!" imbuh Trump.

Belum ada penjelasan dari pihak Biden dan Partai Demokrat soal tudingan ini. Namun saat ini Biden sendiri tengah mempersiapkan langkah-langkah strategis pemerintahannya, dan perihal COVID-19 menjadi prioritas utama. Bahkan ia sudah menyiapkan 8 jurus untuk menangani COVID-19.

(wk/elva)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait