Michigan Resmi Sahkan Kemenangan Biden di Pilpres AS
Dunia
Pilpres AS 2020

Pengesahan tersebut kemungkinan akan mengakhiri upaya Trump untuk membalikkan hasil di Michigan, salah satu negara bagian yang harus ia kuasai untuk memenangkan pemilihan.

WowKeren - Dewan pemilihan Michigan, Amerika Serikat, secara resmi mengesahkan kemenangan Joe Biden pada Senin (23/11). Hal tersebut sekaligus menutup jalan bagi Donald Trump yang berusaha menentang kekalahan.

Seperti dikutip dari CNN, Dewan menyatakan Biden meraih hampir 156.000 suara, unggul atas Trump. Pengesahan tersebut kemungkinan akan mengakhiri upaya Trump untuk membalikkan hasil di Michigan, salah satu negara bagian yang harus ia kuasai untuk memenangkan pemilihan.

Trump berulang kali mengklaim terjadi kecurangan dalam pemilu yang digelar 3 November lalu. Tanpa menunjukkan bukti, petahana itu mengaku dikalahkan karena praktik pemungutan suara dan penghitungan yang curang di negara bagian.

Setelah kantong suara Demokrat yang meliputi Detroit mengesahkan pemungutan suara pekan lalu, Trump langsung memanggil anggota parlemen Republik di negara bagian itu ke Washington untuk melakukan pembicaraan.

Sekretaris Negara Michigan Jocelyn Benson mengatakan keputusan dewan, yang terdiri dari dua Demokrat dan dua Republik, menegaskan bahwa pemilihan dilaksanakan secara adil dan aman. "Dan hasilnya secara akurat mencerminkan para pemilih."

Sementara itu, akhir pekan lalu hakim menolak gugatan yang dilayangkan kubu Donald Trump terkait proses penghitungan suara di negara bagian Pennsylvania. Mahkamah Agung Pennsylvania juga menolak gugatan Trump lainnya pada hari Senin atas penghitungan suara yang dikirim melalui pos.


Wilayah-wilayah Pennsylvania memiliki tenggat waktu hingga Senin untuk mengesahkan suara. Selanjutnya hasil tersebut diserahkan pada negara bagian yang kemudian mengumumkan pemenang.

Sedangkan sekretaris negara Pennsylvania memiliki waktu hingga 30 November untuk melakukan pengesahan, tetapi kemungkinan besar rampung minggu ini, kata seorang pejabat.

Sementara Georgia mensertifikasi kemenangan Biden pada Jumat lalu setelah penghitungan ulang dan menyatakan kandidat dari Partai Demokrat tersebut jauh lebih unggul dibandingkan Trump.

Nevada, salah satu negara bagian yang juga dipermasalahkan oleh Trump, akan mengesahkan pemungutan suara pada hari Selasa. Dua negara bagian lainnya yang juga ditentang Trump, Wisconsin dan Arizona, memiliki waktu hingga pekan depan untuk menyelesaikan penghitungan.

Terlepas dari hal tersebut, pasangan capres-cawapres Biden-Harris berhasil meraih posisi presiden-wakil presiden setelah melewati perolehan 270 suara elektoral. Sedangkan rivalnya, Trump-Pence, meraih 214 suara elektoral. Dalam pernyataan resminya, Biden mengungkapkan rasa bangga akan kepercayaan rakyat AS padanya dan Kamala Harris untuk mengampu masa jabatan berikutnya.

Para pemimpin dunia, termasuk sekutu AS telah memberi selamat kepada Joe Biden yang unggul dalam Pilpres AS. Mereka antara lain Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin, Kanselir Jerman Angela Merkel, hingga Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

Namun, Trump dan kubunya masih menolak klaim kemenangan Biden tersebut, dan masih berusaha untuk mengajukan tuntutan hukum atas dugaan kecurangan. Sayangnya, klaim kecurangan yang digaungkan Trump sama sekali tak disertai dengan bukti apapun.

(wk/luth)

You can share this post!

Related Posts