Rita Ora Minta Maaf Gelar Pesta di Tengah Pandemi, Siap Bayar Denda Ratusan Juta
Getty Images
Selebriti

Menanggapi pesta yang digelar Rita Ora, juru bicara PM Boris Johnson, Jamie Davies, memperingatkan agar semua masyarakat termasuk selebriti patuh pada protokol kesehatan.

WowKeren - Musisi cantik Rita Ora meminta maaf karena telah melanggar aturan pembatasan sosial dengan mengadakan pesta ulang tahun di tengah pandemi COVID-19. Pelantun "For You" tersebut mengatakan bahwa tindakannya adalah kesalahan yang serius dan tidak bisa dimaafkan.

Ingin menebus kesalahannya, Rita Ora dengan sukarela menawarkan untuk membayarkan denda 10 ribu pound sterling (atau sekitar Rp 189,7 juta) yang mungkin akan dikenakan kepada pengelola restoran tempatnya menggelar pesta. Itikad itu ia sampaikan setelah berbicara dengan aparat yang memergokinya serta yang mendatangi kediamannya.

Melalui laman Instagram, musisi pelantun "Let You Love Me" itu mengatakan bahwa dia telah mengadakan pertemuan kecil dengan beberapa teman untuk merayakan ulang tahunnya ke-30. "Itu adalah momen saat keputusan dibuat dengan pandangan yang salah. Kami keluar rumah ketika diberlakukan lockdown, dan kami merasa itu akan baik-baik saja," kata Ora.

Penyanyi yang terkenal lewat single "Anywhere" dan "I Will Never Let You Down" itu mengaku sadar bahwa keputusan untuk menggelar pesta sangat tidak bertanggung jawab. Rita Ora mengaku mengundang 30 tamu ke pesta ulang tahunnya itu. "Atas tindakan ini, saya bertanggung jawab penuh," ujarnya.


Pesta Rita Ora yang digelar pada Sabtu di restoran Casa Cruz di kawasan Notting Hill, London, memang mengundang tamu dari kalangan selebritas, termasuk model Cara Delevingne dan Poppy Delevingne. Surat kabar The Sun mempublikasikan foto-foto kebersamaan Ora dan beberapa tamu ketika pesta.

Di bawah aturan pembatasan wilayah (lockdown) di Inggris, semua pub dan restoran diharuskan untuk tutup, kecuali pesanan take away atau pesan antar. Selain itu, masyarakat juga dilarang bertemu di dalam ruangan dengan keluarga lain yang tidak tinggal serumah.

Menanggapi tentang acara pesta yang digelar Rita Ora tersebut, juru bicara Perdana Menteri Boris Johnson, Jamie Davies, memperingatkan agar semua masyarakat termasuk selebriti agar patuh pada protokol kesehatan dan aturan ketika lockdown guna meredam COVID-19.

"Semua masyarakat harus bisa memberikan contoh yang baik dengan mematuhi semua aturan. Peringatan ini ditujukan kepada semua masyarakat, termasuk selebritaS," tegas Davies.

(wk/luth)

You can share this post!